Susiana menambahkan bahwa PLN ES berkomitmen melaksanakan seluruh pekerjaan sesuai standar teknis yang berlaku dengan mengedepankan prinsip Health, Safety, Security, and Environment (HSSE), tata kelola perusahaan yang baik (Good Corporate Governance), serta budaya continuous improvement guna menghasilkan layanan yang semakin berkualitas dan memberikan nilai tambah bagi PLN Group.
Sementara itu, General Manager PT PLN (Persero) UID Lampung, Rizky Mochamad, mengatakan implementasi teknologi Live Line Insulation Coating Robot akan menjadi salah satu upaya PLN UID Lampung dalam menekan gangguan jaringan yang berasal dari faktor eksternal, sehingga keandalan pasokan listrik kepada pelanggan dapat terus meningkat.
Baca Juga:
Dirut PLN ES Raih Penghargaan Transformational Leadership in Electricity Service Innovation
"Kami berharap implementasi teknologi Live Line Insulation Coating dapat menurunkan gangguan jaringan yang disebabkan oleh faktor eksternal, seperti vegetasi maupun gangguan lainnya. Pada tahap awal, pekerjaan coating akan diprioritaskan pada jaringan tegangan menengah yang memasok kawasan pariwisata, khususnya di wilayah Pesawaran. Keandalan pasokan listrik di kawasan tersebut sangat penting untuk mendukung fasilitas pariwisata sekaligus mendorong pertumbuhan sektor pariwisata di Provinsi Lampung," ujar Rizky.
Ke depan, keberhasilan implementasi perdana di PLN UID Lampung diharapkan menjadi model pengembangan Live Line Insulation Coating Robot di berbagai wilayah kerja PLN lainnya. Dengan dukungan teknologi robotik, penguatan kompetensi sumber daya manusia, serta sinergi yang erat antara PLN dan PLN ES, inovasi ini diharapkan mampu mendukung terwujudnya sistem kelistrikan nasional yang semakin andal, efisien, aman, dan berkelanjutan.
[Redaktur: Sopian Simanjuntak]
Ikuti update
berita pilihan dan
breaking news WahanaNews.co lewat Grup Telegram "WahanaNews.co News Update" dengan install aplikasi Telegram di ponsel, klik
https://t.me/WahanaNews, lalu join.