WAHANANEWS.CO, Jakarta - PT PLN (Persero) mencatat pencapaian baru dalam penggunaan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) dengan rekor transaksi harian tertinggi sepanjang sejarah.
Lonjakan ini terjadi pada Senin (23/3/2026), yang bertepatan dengan periode arus mudik atau H+2 Idulfitri 1447 Hijriah.
Baca Juga:
PLN Sukses Jaga Keandalan Listrik Saat Salat Idulfitri 1447 H di Seluruh Indonesia
Pada hari tersebut, jumlah transaksi pengisian kendaraan listrik (Electric Vehicle/EV) mencapai 18.088 kali, dengan total konsumsi energi sebesar 427.980 kilowatt hour (kWh).
Capaian tersebut menunjukkan peningkatan signifikan, yakni sekitar 4,15 kali lipat dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya yang hanya mencatat 4.360 transaksi dengan konsumsi energi sebesar 103.010 kWh.
Lonjakan ini menjadi indikator kuat meningkatnya minat masyarakat terhadap penggunaan kendaraan listrik, khususnya saat mobilitas tinggi seperti musim mudik Lebaran.
Baca Juga:
Dukung Mudik Ramah Lingkungan, PLN Perkuat Infrastruktur SPKLU di Jalur Trans Jawa
Dalam kunjungannya ke SPKLU Rest Area KM 519B, Sragen, Jawa Tengah, pada Kamis (26/3/2026), Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia menilai tren peningkatan transaksi tersebut mencerminkan pertumbuhan positif ekosistem kendaraan listrik di Indonesia.
Ia menyebut, perkembangan ini tidak terlepas dari upaya percepatan pembangunan infrastruktur SPKLU yang terus dilakukan di berbagai daerah.
"Dibandingkan dengan tahun kemarin, memang belum semasif sekarang. Ini terjadi karena memang industri daripada mobil listrik ini belum sebaik sekarang. Tetapi tidak akan mungkin mobil listrik itu banyak kalau infrastruktur SPKLU-nya enggak kita bangun," ujar Bahlil.
Sementara itu, Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo menegaskan bahwa tingginya angka transaksi harian tersebut mencerminkan meningkatnya kepercayaan masyarakat terhadap keandalan infrastruktur kendaraan listrik yang disediakan oleh PLN bersama para mitra.
Menurutnya, momentum mudik Idulfitri menjadi bukti bahwa kendaraan listrik kini semakin diandalkan, bahkan untuk perjalanan jarak jauh.
Ilustrasi pengguna kendaraan listrik saat melakukan pengisian daya di SPKLU Kantor PLN Unit Layanan Pelanggan Singaraja, Buleleng, Bali. Untuk mendukung kelancaran perjalanan pengguna kendaraan listrik selama periode siaga Ramadan dan Idulfitri 1447 Hijriah, PLN menyediakan 1.681 unit SPKLU di 994 titik yang tersebar di jalur mudik utama Trans Sumatra, Jawa, dan Bali, baik di ruas tol maupun non-tol.
"Lebih dari sekadar angka, capaian ini menunjukkan bahwa strategi pengembangan SPKLU baik dari sisi kuantitas, teknologi, maupun integrasi layanan digital, mendorong meningkatnya kepercayaan masyarakat dalam menggunakan kendaraan listrik, termasuk untuk perjalanan jarak jauh," ujar Darmawan.
Sejalan dengan meningkatnya adopsi kendaraan listrik di Indonesia, PLN bersama mitra telah menghadirkan sebanyak 4.769 unit SPKLU yang tersebar di 3.097 titik di seluruh wilayah tanah air.
Rata-rata jarak antar SPKLU pun kini sekitar 22 kilometer, sehingga semakin memudahkan pengguna EV dalam melakukan perjalanan.
Khusus untuk mendukung kelancaran arus mudik di jalur utama Trans Sumatra, Jawa, dan Bali, PLN menyediakan 1.681 unit SPKLU di 994 titik, baik di jalur tol maupun non-tol.
Jumlah ini meningkat sekitar 70 persen dibandingkan periode Idulfitri tahun sebelumnya, sebagai bentuk kesiapan PLN dalam mengantisipasi lonjakan kebutuhan pengisian daya.
"Kami juga menyiagakan 15 unit SPKLU Mobile di titik-titik strategis exit tol untuk mengantisipasi pengguna EV yang membutuhkan pengisian daya darurat. Ribuan personel juga kami terjunkan untuk mendukung kelancaran operasional SPKLU selama periode siaga," tambah Darmawan.
Selain memperluas jaringan, PLN juga terus meningkatkan kualitas layanan melalui modernisasi teknologi pengisian daya.
Sejumlah SPKLU dengan tingkat penggunaan tinggi telah ditingkatkan dari standard charging menjadi fast charging hingga ultra fast charging, guna mempercepat waktu pengisian dan meningkatkan kenyamanan pengguna.
Suasana pengisian daya kendaraan listrik di Zora SPKLU Center Signature, Scientia Garden, Gading Serpong, Kabupaten Tangerang.
"Upaya peningkatan kualitas layanan ini juga diiringi dengan penguatan ekosistem layanan digital, melalui fitur Electric Vehicle Digital Services (EVDS) di aplikasi PLN Mobile," ucapnya.
Tak hanya itu, PLN juga menghadirkan berbagai kemudahan berbasis digital melalui aplikasi PLN Mobile.
Fitur Trip Planner memungkinkan pengguna merencanakan perjalanan dengan mengetahui lokasi SPKLU, jenis konektor, hingga ketersediaannya di sepanjang rute.
Sementara fitur AntreEV membantu pengguna memantau antrean pengisian daya secara real time, sehingga perjalanan menjadi lebih efisien.
"Kemudahan transaksi juga terus kami tingkatkan melalui pengembangan EV-TAP, yang menggunakan pembayaran berbasis kartu elektronik di sejumlah SPKLU di jalur mudik Trans Jawa, sehingga proses pengisian daya menjadi lebih cepat dan praktis," tutup Darmawan (Seremoadver).
[Redaktur: Ajat Sudrajat]