WAHANANEWS.CO, Jakarta - PT PLN (Persero) terus memperkuat upaya pemerataan akses listrik di seluruh Indonesia sebagai tindak lanjut arahan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM).
Komitmen tersebut diwujudkan melalui penyelenggaraan Alignment Forum Program Listrik Desa yang digelar pada Jumat (17/7/2026), sebagai wadah untuk menyelaraskan langkah seluruh pemangku kepentingan dalam mempercepat elektrifikasi hingga ke wilayah terpencil dan belum terjangkau jaringan listrik.
Baca Juga:
PLN Teken Kerja Sama PSEL Bali, Percepat Pengolahan Sampah Menjadi Listrik Ramah Lingkungan
Pemerintah turut menunjukkan dukungan nyata terhadap percepatan program tersebut dengan mengalokasikan anggaran sebesar Rp10,3 triliun pada tahap pertama pelaksanaan Program Listrik Desa tahun 2026.
Alokasi anggaran ini diharapkan mampu mempercepat penyediaan infrastruktur kelistrikan sekaligus memperluas akses listrik bagi masyarakat di berbagai daerah.
Sinergi antara pemerintah dan PLN tersebut pun mendapat apresiasi dari sejumlah kepala daerah yang mulai merasakan percepatan pembangunan jaringan listrik di wilayah masing-masing.
Baca Juga:
PLN Gandeng KKP Dukung Ketahanan Energi dan Produktivitas Sektor Perikanan Nasional
Forum penyelarasan ini menghadirkan berbagai unsur, mulai dari pemerintah sebagai regulator, Kejaksaan yang menjalankan fungsi pengawasan dan penegakan hukum, pemerintah daerah, pelaku industri, akademisi, asosiasi, hingga mitra kerja PLN.
Melalui kolaborasi tersebut, seluruh pihak berupaya memperkuat tata kelola, meningkatkan koordinasi, serta memastikan pelaksanaan Program Listrik Desa berjalan efektif, transparan, dan tepat sasaran.
Pelaksana Tugas (Plt.) Direktur Jenderal Ketenagalistrikan Kementerian ESDM, Ing Tri Winarno, menekankan bahwa keberhasilan percepatan Program Listrik Desa sangat bergantung pada akurasi data yang digunakan sebagai dasar pelaksanaan.