WAHANANEWS.CO, Jakarta - PT PLN (Persero) bekerja sama dengan Institut Teknologi PLN (IT PLN) menyelenggarakan program pelatihan energi terbarukan bagi pelajar sekolah menengah atas melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) bertajuk "Rekayasa Teknologi untuk Energi Terbarukan di Sekolah Menengah Atas".
Program ini menjadi bagian dari upaya PLN dalam mempercepat transisi energi nasional sekaligus mempersiapkan sumber daya manusia (SDM) yang memiliki kompetensi di bidang energi bersih sejak usia sekolah.
Baca Juga:
PLN Perluas Infrastruktur Kendaraan Listrik, Hadirkan Diskon Tambah Daya 50 Persen bagi Pengunjung GIIAS
Melalui kegiatan tersebut, PLN tidak hanya memperkenalkan konsep energi baru dan terbarukan kepada para pelajar, tetapi juga memberikan pengalaman praktik agar peserta mampu memahami penerapan teknologi ramah lingkungan dalam kehidupan sehari-hari.
Langkah ini diharapkan dapat menumbuhkan kesadaran generasi muda terhadap pentingnya menjaga lingkungan sekaligus mendukung target Indonesia mencapai Net Zero Emission (NZE).
Pelatihan dilaksanakan sepanjang Juli hingga Agustus 2026 dengan melibatkan lebih dari 250 siswa kelas XI dan XII dari tujuh sekolah menengah atas di berbagai daerah.
Baca Juga:
PLN Siap Serap Listrik PSEL Legok Nangka, Proyek Waste to Energy Berkapasitas 40,79 MW Mulai Dibangun
Sekolah yang mengikuti program ini meliputi SMA Taruna Nusantara Magelang, SMA Gama Yogyakarta, SMA Taruna Brawijaya Jawa Timur, SMAN 1 Binjai, SMAN 4 Medan, SMAN 5 Surabaya, dan SMAN 94 Jakarta Barat.
Selama pelatihan, para peserta memperoleh materi mengenai teknologi Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) sebagai salah satu sumber energi bersih, serta pengelolaan sampah menjadi energi melalui konsep Waste to Energy (WTE).
Materi tersebut dipadukan dengan praktik langsung sehingga siswa dapat memahami proses pemanfaatan energi terbarukan secara komprehensif.