WAHANANEWS.CO, Jakarta - PT PLN (Persero) kembali menegaskan perannya sebagai motor penggerak perekonomian nasional melalui penyediaan pasokan listrik tegangan tinggi berkapasitas 250 Megavolt Ampere (MVA) kepada PT Indah Kiat Pulp & Paper di Karawang, Jawa Barat.
Langkah ini menjadi bagian dari upaya strategis untuk memperkuat fondasi industri manufaktur berbasis energi besar sekaligus mendukung peningkatan produktivitas sektor pulp dan kertas di dalam negeri.
Baca Juga:
Tekan Emisi dan Hemat Energi, PLN Resmikan Program Clean Energy Day
Penyambungan listrik berdaya besar tersebut tidak hanya menjadi simbol kesiapan infrastruktur ketenagalistrikan nasional, tetapi juga berperan penting dalam mendorong ekspansi industri yang berorientasi ekspor.
Dengan dukungan energi yang stabil, industri diharapkan mampu meningkatkan daya saing di pasar global yang semakin kompetitif.
Sebelum proses penyambungan dilakukan, PLN melalui Unit Induk Pembangunan (UIP) Jawa Bagian Tengah telah lebih dulu merampungkan dan mengoperasikan proyek Saluran Udara Tegangan Tinggi (SUTT) 150 kilo Volt (kV) Telukjambe – KTT IKK (Indah Kiat Karawang).
Baca Juga:
PLN Group Borong 46 PROPER Emas dan Hijau, Bukti Konsistensi Transformasi Berkelanjutan
Acara simbolis peresmian penyambungan listrik 250 MVA PT Indah Kiat Pulp & Paper Karawang Mills oleh Direktur Retail dan Niaga PLN, Adi Priyanto (ketiga dari kiri), Komisaris PLN, Jisman P. Hutajulu (keempat dari kiri), Mill Head PT IKPP - Karawang Mills, Hendri Gunawan (keempat dari kanan), Wakil Presiden Direktur PT IKPP, Suhendra Wiriadinata (ketiga dari kanan), EVP Niaga dan Pemasaran PLN, Nayusrizal (kiri), EVP Penjualan dan Pelayanan Pelanggan Enterprise PLN, Dini Sulistyawati (kedua dari kiri), Wakil Direktur PT IKPP, Adil Teguh (kedua dari kanan), dan General Manager PLN UID Jabar, Sugeng Widodo (kanan).
Proyek jaringan listrik ini memiliki panjang lintasan mencapai 8,481 kilometer sirkuit (kms), yang menjadi tulang punggung distribusi energi ke kawasan industri tersebut.
Dengan suplai daya sebesar 250 MVA, perusahaan yang bergerak di bidang produksi pulp, kertas, tisu, hingga kemasan karton ini diproyeksikan mampu meningkatkan kapasitas produksinya, khususnya untuk produk industrial brown dan industrial white.