WAHANANEWS.CO, Jakarta - PLN Electricity Services (PLN ES) kembali menunjukkan
komitmennya dalam mendukung pemulihan pascabencana melalui program Tanggung Jawab
Sosial dan Lingkungan (TJSL) dengan melanjutkan revitalisasi kelistrikan di RSUD Muda Sedia,
Kabupaten Aceh Tamiang.
Program ini merupakan kelanjutan dari upaya pemulihan sebelumnya, di mana PLN ES
bersama PLN Group telah bergerak cepat melakukan pembersihan fasilitas rumah sakit serta
perbaikan instalasi kelistrikan pada dua gedung utama, guna memastikan RSUD Muda Sedia
dapat segera kembali beroperasi dan melayani masyarakat pascabencana banjir dan tanah
longsor.
Baca Juga:
PLN Electricity Services Perkuat Sinergi dan Kepedulian Sosial melalui Safari Ramadan di Jawa Timur
Pada tahap lanjutan ini, PLN ES memperluas dukungan melalui revitalisasi menyeluruh sistem
kelistrikan di seluruh bangunan rumah sakit. Upaya ini dilakukan untuk meningkatkan
keandalan, keamanan, serta kesiapan operasional fasilitas kesehatan dalam memberikan
pelayanan yang optimal dan berkelanjutan.
Direktur Utama PLN ES, Susiana Mutia, dalam sambutannya menyampaikan bahwa keandalan
listrik menjadi faktor krusial dalam operasional fasilitas kesehatan, terutama dalam situasi
darurat.
Baca Juga:
PLN Electricity Services dan APLN Jalin Kerja Sama Penyediaan Layanan Asuransi dan Penjaminan Ketenagalistrikan
“Dalam kondisi darurat, rumah sakit menjadi garda terdepan dalam melayani masyarakat.
Keandalan listrik bukan sekadar sumber energi, tetapi penopang utama bagi kelancaran
pelayanan medis, keselamatan pasien, dan operasional fasilitas kesehatan secara
keseluruhan,” kata Susiana.
Lebih lanjut, Susiana menegaskan bahwa kelanjutan program ini merupakan bentuk komitmen
PLN ES dalam memastikan fasilitas kesehatan tidak hanya pulih, tetapi juga menjadi lebih
andal dari sebelumnya.
“Melalui program TJSL ini, kami berupaya menuntaskan perbaikan instalasi kelistrikan secara
menyeluruh sehingga kebutuhan operasional RSUD dapat terpenuhi dengan lebih baik, serta
pelayanan kepada masyarakat dapat berjalan secara normal, aman, dan andal,” tambahnya.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Komisaris Independen PLN ES, Lindsey Afsari Puteri, yang
menegaskan pentingnya kolaborasi dalam pemulihan layanan publik pascabencana.
“Program revitalisasi kelistrikan ini merupakan wujud nyata komitmen PLN ES dalam
mendukung peningkatan kualitas layanan publik, khususnya pada sektor kesehatan. Kami
berharap perbaikan sistem kelistrikan ini dapat memberikan manfaat nyata bagi tenaga medis
maupun masyarakat yang membutuhkan layanan kesehatan yang andal dan berkualitas,”
ungkap Lindsey.
Program ini menjadi bagian dari upaya kolaboratif antara PLN Group, pemerintah daerah, serta
pemangku kepentingan lainnya dalam mempercepat pemulihan layanan publik pascabencana.
Wakil Bupati Aceh Tamiang, Ismail, turut menyampaikan apresiasi atas dukungan yang
diberikan.
“Alhamdulillah instalasi sudah beres semua, bahkan lebih canggih dari sebelum terjadinya
bencana banjir. Dalam musibah banjir ini kami merasa bahwa kami tidak sendirian. Semua
lapisan masyarakat termasuk PLN ES hadir di sini. Harapannya dengan bantuan revitalisasi
kelistrikan di RSUD Muda Sedia ini dapat mendukung pelayanan RSUD supaya normal
kembali,” ungkap Ismail.
Melalui program ini, PLN ES berharap dapat memberikan kontribusi nyata dalam meningkatkan
kualitas layanan kesehatan masyarakat, sekaligus memperkuat sinergi dalam menghadapi
berbagai tantangan ke depan.
Komitmen ini menjadi bagian dari langkah berkelanjutan PLN ES untuk terus hadir memberikan
manfaat bagi masyarakat, khususnya dalam mendukung keandalan infrastruktur kelistrikan
pada sektor pelayanan publik.
[Redaktur: Mega Puspita]