WAHANANEWS.CO, Jakarta – PLN Electricity Services (PLN ES) membukukan kinerja yang solid sepanjang tahun buku 2025 dengan pendapatan usaha mencapai Rp6,10 triliun, tumbuh 18,94% dibandingkan tahun 2024.
Pertumbuhan ini diikuti oleh kenaikan laba bersih sebesar Rp312,12 miliar, naik 38,18% dari tahun sebelumnya, sekaligus menjadi capaian laba tertinggi dalam lima tahun terakhir perusahaan.
Baca Juga:
Sampah Plastik di Malang Berubah Jadi Berkah Berkat Program PLN Electricity Services
Hal ini disahkan dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Persetujuan Laporan Tahunan dan Pengesahan Laporan Keuangan Tahun Buku 2025 yang digelar di Kantor Pusat PLN, Jakarta, pada Selasa (30/6).
Berdasarkan hasil audit Kantor Akuntan Publik, Laporan Keuangan Konsolidasian PLN ES memperoleh opini Wajar Dalam Semua Hal yang Material, dengan skor Laporan Evaluasi Kinerja sebesar 102,52 dan Laporan Kepatuhan dinyatakan Patuh Dalam Semua Hal yang Material.
Perusahaan yang bergerak di bidang operation & maintenance jaringan transmisi dan distribusi kelistrikan ini juga mencatatkan EBITDA sebesar Rp619,67 miliar atau tumbuh 43,84% dibandingkan tahun 2024, dengan rasio operasi yang membaik menjadi 92,21%.
Baca Juga:
Laba Bersih Naik 38,18 Persen, PLN ES Perkuat Bisnis Beyond kWh
Pertumbuhan tersebut turut ditopang oleh bisnis diluar ketenagalistrikan atau beyond kWhyang mencapai Rp 395,83 miliar, tumbuh 23,31% dibandingkan tahun 2024 dengan kontribusi utama dari layanan EV Ecosystem, O&M Kelistrikan, dan workforce management.
Wakil Direktur Utama PT PLN (Persero) Yusuf Didi Setiarto mengapresiasi capaian kinerja PLN ES sepanjang tahun 2025, termasuk respons cepat perusahaan dalam mendukung pemulihan kelistrikan pascabencana alam di Sumatera.
“Kinerja PLN Electricity Services di tahun 2025 menunjukkan pertumbuhan yang sehat dan berkualitas, tercermin dari peningkatan pendapatan yang diikuti perbaikan profitabilitas dan efisiensi operasional. Kami juga memberikan apresiasi setinggi-tingginya atas kesigapan dan dedikasi PLN ES dalam mendukung pemulihan kelistrikan masyarakat terdampak bencana di Sumatera, yang menunjukkan komitmen perusahaan untuk hadir bagi masyarakat di tengah situasi sulit,” ujar Yusuf.
Senada dengan itu, Direktur Distribusi PT PLN (Persero) Arsyadany G. Akmalaputri menyampaikan bahwa PLN ES menjadi mitra strategis PLN dalam menjaga keandalan layanan kelistrikan di seluruh area operasional.
“PLN Electricity Services berkontribusi terdepan dalam layanan operation & maintenance kelistrikan bagi PLN Group, dan hal ini menjadi modal penting untuk terus mendorong peningkatan bisnis beyond kWh dalam mendukung transformasi di Direktorat Distribusi,” kata Arsyadany.
Direktur Utama PLN ES Susiana Mutia menjelaskan bahwa pencapaian tahun 2025 merupakan hasil dari penguatan fundamental bisnis melalui digitalisasi, optimalisasi aset, serta disiplin pengelolaan likuiditas.
“Kinerja yang kami raih di tahun 2025 ini mencerminkan fondasi bisnis PLN ES yang semakin kuat untuk mendukung value creation PLN Group. Pertumbuhan pendapatan yang kami capai tidak berdiri sendiri, tetapi diikuti dengan kualitas laba yang membaik, layanan yang tetap andal, dan keselamatan kerja yang terjaga dengan capaian zero fatality. Ke depan, kami akan terus memperkuat bisnis beyond kWh, disiplin likuiditas, serta memberikan apresiasi yang layak bagi seluruh insan PLN ES yang telah berkontribusi atas capaian ini,” jelas Susiana.
PLN ES juga turut berperan aktif menugaskan lebih dari 2.800 personel dan 6.600 unit peralatan pendukung untuk membantu pemulihan kelistrikan pascabencana di Sumatera pada akhir November 2025, bekerja sama dengan PLN Unit, pemerintah daerah, TNI-Polri, dan Basarnas.
Sepanjang tahun 2025, perusahaan juga meraih sejumlah penghargaan, di antaranya Laporan Keuangan Terbaik kategori Subholding dan Anak Perusahaan, TOP GRC Awards, Platinum SDGs Nusantara CSR Awards, serta penghargaan Best EV Charging Solution.
[Redaktur: Rinrin Khaltarina]