“Kami sangat berterima kasih atas perhatian dan pelayanan PLN. Jaringan baru ini benar-benar membawa perubahan besar bagi kami,” katanya.
Asisten II Kabupaten Ende, Martinus Satban, mengapresiasi peran PLN yang terus memperluas jangkauan listrik di wilayah Ende.
Baca Juga:
Pemerintah Percepat Pemerataan Listrik, 225 Ribu Rumah Tangga Jadi Sasaran BPBL 2026
“Capaian elektrifikasi Kabupaten Ende yang kini telah melampaui 99 persen merupakan bukti nyata komitmen PLN dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Listrik tidak hanya menerangi rumah, tetapi juga membuka peluang usaha dan kegiatan ekonomi masyarakat,” jelas Martinus.
Direktur Distribusi PLN, Arsyadany Ghana Akmalaputri, menyampaikan bahwa program Tirai Kasi merupakan wujud nyata dukungan PLN terhadap program Pemerintah dalam mewujudkan keadilan energi bagi seluruh rakyat Indonesia.
Foto udara PLTP Sokoria di Kecamatan Ndona Timur yang merupakan salah satu tulang punggung penyangga kelistrikan Pulau Flores.
Baca Juga:
PLN Percepat Pemulihan Pembangkit dan Perkuat Pasokan Batu Bara Demi Jaga Keandalan Listrik Jawa
“PLN berkomitmen mendukung langkah Pemerintah untuk menghadirkan terang di seluruh penjuru negeri. Program seperti Tirai Kasi adalah bentuk nyata pemerataan listrik sekaligus wujud tanggung jawab sosial PLN bagi masyarakat,” ujar Arsyadany.
General Manager PLN UIW NTT, F. Eko Sulistyono, menjelaskan bahwa keberhasilan pelaksanaan program ini merupakan hasil sinergi antara PLN, pemerintah daerah, dan perangkat desa.
“Melalui program Tirai Kasi, kami memastikan manfaat energi benar-benar dirasakan masyarakat sekitar. Keberhasilan ini terwujud berkat kolaborasi PLN UP3 Flores Bagian Barat, Pemerintah Kabupaten Ende, dan tujuh kepala desa di Kecamatan Ndona Timur,” ungkap Eko.