Selain kendala akses dan kondisi medan, PLN juga menghadapi situasi dilematis di lapangan. Di sejumlah wilayah, jaringan listrik desa sebenarnya telah berhasil dipulihkan.
Namun, aliran listrik belum dapat disalurkan ke rumah-rumah warga karena bangunan masih rusak parah atau tertimbun lumpur.
Baca Juga:
Bukan Hanya Listrik, PLN Bantu Pulihkan Kehidupan Sosial dan Spiritual Warga Aceh
“Desanya sudah menyala, tetapi rumah-rumah pelanggan PLN masih tertimbun lumpur. Dalam kondisi seperti itu kami belum berani menyalakan listrik, karena risikonya sangat tinggi dan bisa membahayakan warga,” jelas Darmawan.
Ia menegaskan bahwa keputusan tersebut diambil semata-mata untuk melindungi keselamatan masyarakat, sekaligus mencegah potensi kecelakaan listrik di tengah kondisi pascabencana.
Dalam situasi tersebut, PLN memprioritaskan pemulihan kelistrikan di fasilitas-fasilitas pelayanan publik esensial, seperti rumah sakit dan puskesmas, agar layanan dasar masyarakat tetap berjalan.
Baca Juga:
Akses Jalan di Pasi Aron Aceh Berubah Jadi Sungai, PLN Tetap Maju Angkut Tiang Besi
PLN memastikan seluruh tahapan pemulihan dilakukan secara terukur, dengan koordinasi lintas sektor bersama pemerintah daerah dan pihak terkait, sehingga listrik dapat kembali menyala dengan aman dan andal ketika kondisi telah memungkinkan.
[Redaktur: Rinrin Khaltarina]
Ikuti update
berita pilihan dan
breaking news WahanaNews.co lewat Grup Telegram "WahanaNews.co News Update" dengan install aplikasi Telegram di ponsel, klik
https://t.me/WahanaNews, lalu join.