WAHANANEWS.CO, Jakarta - PT PLN (Persero) bersama Badan Gizi Nasional (BGN) serta TNI Angkatan Udara (AU) meresmikan fasilitas Dapur 2 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Lanud Atang Sendjaja, Kabupaten Bogor, Minggu (23/11/2025).
Pembangunan dapur ini merupakan bentuk dukungan PLN dalam mempercepat penanganan stunting dan meningkatkan akses gizi masyarakat melalui Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang diinisiasi oleh Pemerintah.
Baca Juga:
Awal 2026, PLN Hadirkan Promo Tambah Daya Diskon 50 Persen Lewat PLN Mobile
Kepala Badan Gizi Nasional, Dadan Hindayana, menyampaikan apresiasi terhadap langkah PLN dan sinergi lintas lembaga yang berhasil mendorong percepatan pembangunan fasilitas tersebut.
Kepala Badan Gizi Nasional, Dadan Hindayana (kedua dari kanan) bersama Komandan Pangkalan TNI Angkatan Udara Atang Sendjaja, Marsekal Pertama TNI Andy Ferdinand Picaulima (kanan), Komisaris PLN, Jisman P. Hutajulu (kedua dari kiri), dan Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo (tengah) meninjau Dapur 2 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Lanud Atang Sendjaja, Kabupaten Bogor, Minggu (23/11/2025). . Total 47 tenaga kerja lokal yang telah lolos uji sertifikasi dilibatkan sebagai pengelola operasional dapur tersebut.
“Saya menyampaikan apresiasi kepada para pejuang merah putih TNI AU. Apalagi membangun SPPG ini betul-betul luar biasa pengorbanannya. Dan, tentu saja atas dukungan dari PLN,” kata Dadan.
Baca Juga:
PLN Hadirkan AntreEV dan Trip Planner, Dukung Kelancaran Arus Balik Kendaraan Listrik
Dadan juga menegaskan bahwa program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) PLN memberikan efek berantai yang besar terhadap ekonomi lokal.
Mulai dari sektor pertanian sebagai penyedia bahan baku, industri kecil pengolah pangan, hingga masyarakat yang terlibat dalam pengelolaan dapur, semuanya turut merasakan dampak positif.
Kepala Badan Gizi Nasional, Dadan Hindayana, menyampaikan apresiasinya terhadap langkah PLN yang berhasil menjalin kolaborasi lintas lembaga dan telah mempercepat pembangunan Dapur 2 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Lanud Atang Sendjaja, Kabupaten Bogor. Selain itu, menurutnya, program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) PLN ini juga memberikan manfaat menyeluruh dan mendorong perputaran roda perekonomian wilayah setempat.
“Terima kasih atas program TJSL ini. Menurut saya, ini adalah salah satu bentuk TJSL yang sangat produktif, karena tidak hanya melaksanakan tugas sosial, tetapi juga turut membangun ekonomi daerah,” ucapnya.
Melalui Program Gizi Keluarga Sehat, PLN tidak hanya membangun Dapur 2 SPPG, tetapi juga melengkapi fasilitasnya dengan peralatan masak standar higienis, perlengkapan makan, hingga kendaraan operasional untuk memastikan distribusi makanan bergizi dapat dilakukan setiap hari.
Sebanyak 47 tenaga kerja lokal bersertifikat turut diberdayakan untuk menjaga kualitas pengelolaan dapur dan memastikan program berjalan optimal.
Komandan Lanud Atang Sendjaja, Marsekal Pertama TNI Andy Ferdinand Picaulima, menyampaikan rasa syukur atas hadirnya dukungan PLN.
Ia menjelaskan bahwa sebelum peresmian, dapur tersebut telah menjalani masa uji coba operasi selama satu bulan dan berhasil menyalurkan lebih dari 3.900 porsi makanan bergizi per hari bagi anak sekolah, ibu hamil, ibu menyusui, dan balita.
Komandan Pangkalan TNI Angkatan Udara Atang Sendjaja, Marsekal Pertama TNI Andy Ferdinand Picaulima dalam sambutannya mengucapkan rasa syukur atas bantuan Program Gizi Keluarga Sehat dari PLN, salah satunya pembangunan Dapur 2 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Lanud Atang Sendjaja, Kabupaten Bogor. Ia menjelaskan, dapur tersebut telah menyalurkan lebih dari 3.900 porsi makanan bergizi setiap harinya untuk diberikan kepada anak sekolah, ibu hamil, ibu menyusui, dan balita selama beroperasi satu bulan ini.
“Angka ini merupakan bukti bahwa dapur ini tidak hanya sebuah bangunan, tetapi merupakan berkah bagi masyarakat yang ada. Kami belum berbicara tentang tenaga kerja di lingkungan ini yang sudah terserap. Jadi, kami sangat bersyukur dengan keberadaan dapur MBG, serta bantuan yang sangat luar biasa dari pihak PLN. Kami dapat menjadi cahaya bagi masyarakat yang berada di sekitar kami,” ujar Andy.
Sementara itu, Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo, menegaskan bahwa pembangunan dapur ini adalah bentuk komitmen PLN dalam mendukung program prioritas nasional, terutama dalam upaya percepatan penyelesaian stunting.
Menurutnya, sinergi antara PLN, BGN, dan TNI AU tidak hanya memperluas layanan pemenuhan gizi, tetapi juga menciptakan ekonomi sirkular yang memberdayakan masyarakat setempat.
Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo saat menyampaikan sambutannya pada Peresmian Dapur 2 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Lanud Atang Sendjaja di Kabupaten Bogor, Minggu (23/11/2025). Dirinya menyampaikan, inisiatif ini merupakan komitmen PLN dalam mendukung program prioritas nasional, khususnya percepatan penanganan stunting dan peningkatan gizi masyarakat.
“Lewat Program Gizi Keluarga Sehat, PLN bekerja sama dengan BGN dan TNI AU untuk memperluas kapasitas layanan pemenuhan gizi dengan membangun Dapur 2 SPPG Lanud Atang Sendjaja. Kita membangun ekonomi sirkular, petani lokal memasok bahan baku, peternak terlibat, warga membantu pengelolaan sampah dapur. Semuanya bergerak dalam satu ekosistem yang berkelanjutan," ujar Darmawan.
Darmawan berharap keberadaan fasilitas dapur ini dapat memberi manfaat yang terus berkembang bagi masyarakat luas.
“PLN hadir bukan hanya untuk menerangi, tetapi juga menghidupkan. Mari kita rawat ekosistem ini bersama, agar program ini tidak berhenti di dapur semata, melainkan menjadi gerakan yang mampu menekan stunting, mengurangi kemiskinan, dan memperkuat masa depan Indonesia,” pungkasnya (Seremoadver).
[Redaktur: Ajat Sudrajat]