WahanaNews.co, Jakarta - Wakil Menteri Perdagangan Dyah Roro Esti Widya Putri menekankan pentingnya kepemimpinan perempuan yang tidak hanya berperan dalam pengambilan kebijakan, tetapi juga menghadirkan kepedulian sosial bagi masyarakat.
Menurutnya, momentum Ramadhan menjadi waktu yang tepat untuk memperkuat semangat berbagi serta kepedulian terhadap sesama.
Baca Juga:
Wamendag Tinjau Industri Strategis di Kepulauan Riau, Dorong Peningkatan Ekspor
Hal tersebut disampaikan Roro saat memberikan sambutan pada kegiatan PIMTI Berbagi 2026 yang diselenggarakan oleh Ikatan PIMTI Perempuan Indonesia di Jakarta, Sabtu (7/3). Turut hadir dalam acara tersebut Ketua Presidium Ikatan PIMTI Perempuan Indonesia Fajarini Puntodewi serta Dewan Pengarah Ikatan PIMTI Perempuan Indonesia Sophia Wattimena.
Dalam sambutannya, Roro menegaskan bahwa Kementerian Perdagangan terus berupaya menjaga stabilitas harga dan ketersediaan barang kebutuhan pokok, khususnya selama Ramadhan dan menjelang Idulfitri.
“Kementerian Perdagangan terus berupaya menjaga stabilitas harga dan ketersediaan barang kebutuhan pokok, khususnya saat Ramadhan dan menjelang Idulfitri melalui penguatan distribusi, pemantauan harga secara berkala, serta koordinasi dengan pemerintah daerah dan pelaku usaha,” ujar Roro.
Baca Juga:
Polda Jambi bersama Satgas Pangan Pantau Harga Sembako di Pasar Angso Duo, Pastikan Stok Aman Jelang Idul Fitri
Ia menambahkan, di tengah upaya menjaga stabilitas tersebut, kepedulian sosial kepada masyarakat yang membutuhkan juga menjadi hal penting agar semua pihak dapat menjalani Ramadhan dengan penuh sukacita.
Selain itu, pemerintah juga bekerja sama dengan para pelaku usaha dan ritel modern untuk menghadirkan berbagai program diskon selama Ramadhan. Program ini diharapkan dapat membantu masyarakat berbelanja lebih hemat sekaligus mendorong aktivitas ekonomi tetap bergerak di tengah berbagai tantangan geopolitik global.
Pada kesempatan yang sama, Roro menilai kegiatan seperti PIMTI Berbagi 2026 tidak sekadar memberikan bantuan kepada masyarakat yang membutuhkan, tetapi juga mencerminkan nilai kepemimpinan yang mengedepankan empati serta solidaritas sosial.