Pasokan listrik tersebut bersumber dari PLTD Lueng Bata existing milik PLN Nusantara Power berkapasitas 7 MW serta backup dari PLN Nusa Daya sebesar 25 MW.
Backup daya dari PLN Nusa Daya terdiri atas 10 MW di PLTD Lueng Bata dan 15 MW di PLTD Krueng Raya.
Baca Juga:
Perkuat Ekonomi Lokal Sekitar Pembangkit, ALPERKLINAS Apresiasi PLN Olah 3,44 Juta Ton Abu Sisa Pembakaran Batubara PLTU
“Dengan beroperasinya PLTD Krueng Raya, sistem kelistrikan di Banda Aceh kini memiliki cadangan yang lebih kuat,” jelas Rizal.
Ia menyebut cadangan tersebut didukung oleh PLTD Lueng Bata existing dan dua lokasi PLTD milik PLN Nusa Daya sehingga keandalan layanan listrik bagi masyarakat dapat lebih terjamin.
PLN juga merencanakan penambahan pasokan listrik berikutnya melalui pengoperasian PLTD di Ulee Kareng berkapasitas 25 MW.
Baca Juga:
Tak Pulang Demi Terang, Riki Waberta 4 Tahun Tak Mudik Jaga Listrik Istana dan Jutaan Pelanggan Saat Lebaran
Jika seluruh rencana terealisasi, total backup daya yang menyuplai Banda Aceh nantinya mencapai 57 MW.
“Penempatan pembangkit di titik-titik strategis ini diharapkan dapat mengoptimalkan pasokan listrik, sehingga kebutuhan masyarakat dapat terus terlayani dengan baik,” tutup Rizal.
[Redaktur: Elsya Tri Ahaddini]
Ikuti update
berita pilihan dan
breaking news WahanaNews.co lewat Grup Telegram "WahanaNews.co News Update" dengan install aplikasi Telegram di ponsel, klik
https://t.me/WahanaNews, lalu join.