WAHANANEWS.CO, Jakarta - Telkomsel merombak susunan komisaris dan direksi di tengah ketatnya persaingan industri telekomunikasi nasional.
Penyegaran jajaran pengurus itu dilakukan sebagai bagian dari strategi perusahaan untuk memperkuat tata kelola, menjaga profitabilitas, dan mendorong pertumbuhan bisnis berkelanjutan.
Baca Juga:
PLN Watch Apresiasi Darmawan Prasodjo, 60 Pembangkit Baru Dinilai Jadi Fondasi Energi Indonesia
Keputusan tersebut ditetapkan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) Telkomsel yang digelar di Jakarta pada Kamis (11/6/2026).
RUPS tersebut diselenggarakan oleh para pemegang saham Telkomsel, yakni Telkom dan Singtel.
VP Corporate Communications & Social Responsibility Telkomsel, Abdullah Fahmi, mengatakan perubahan susunan pengurus dilakukan untuk memperkuat kepemimpinan strategis perusahaan.
Baca Juga:
PKB 2026 Digelar Sebulan, PLN Pastikan Sistem Distribusi Bali Siap Siaga
Menurut Fahmi, penguatan kepemimpinan diperlukan agar Telkomsel tetap mampu menjaga kinerja bisnis di tengah dinamika industri telekomunikasi yang semakin kompetitif.
Berdasarkan hasil RUPS Telkomsel, posisi Komisaris Utama Telkomsel masih dijabat oleh Diaz F.M. Hendropriyono.
Sementara itu, jajaran komisaris Telkomsel terdiri dari Muhammad Yusuf Ateh, Ahmad Riza Patria, Irfan Wahid, Chandra Arie Setiawan, Rico Rustombi, Yuen Kuan Moon, serta Yip Anna.
Di jajaran direksi, Nugroho tetap dipercaya memimpin Telkomsel sebagai Direktur Utama.
Nugroho didampingi Daru Mulyawan sebagai Direktur Finance & Risk Management, Stanislaus Susatyo sebagai Direktur Sales, dan Indra Mardiatna sebagai Direktur Network.
Posisi Direktur Planning & Transformation dijabat oleh Wong Soon Nam.
Jabatan Direktur Information Technology diisi oleh Joyce Shia.
Sementara itu, posisi Direktur Marketing ditempati Lionel Chng.
Adapun jabatan Direktur Human Capital Management diemban oleh Indrawan Ditapradana.
Fahmi menuturkan, Telkomsel menargetkan akselerasi pertumbuhan bisnis melalui penguatan layanan konektivitas inti atau core connectivity.
Langkah tersebut dilakukan melalui investasi berkelanjutan pada jaringan 5G.
Telkomsel juga memperluas layanan konvergensi untuk menjawab kebutuhan pelanggan yang terus berkembang.
Selain itu, perusahaan mengembangkan berbagai solusi digital di luar layanan telekomunikasi tradisional atau beyond connectivity.
Pengembangan solusi digital tersebut menyasar segmen pelanggan individu maupun korporasi.
Telkomsel juga akan mengoptimalkan pemanfaatan teknologi terkini dalam memperkuat layanan pelanggan.
Salah satu teknologi yang menjadi perhatian perusahaan adalah kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI).
Pemanfaatan AI ditujukan untuk menghadirkan pengalaman pelanggan yang lebih personal, efisien, dan relevan dengan kebutuhan pengguna.
"Melalui langkah ini, Telkomsel berkomitmen terus membangun ekosistem yang sehat, mendukung transformasi digital nasional, serta memberikan nilai tambah yang relevan bagi pelanggan dan seluruh pemangku kepentingan," ujar Fahmi dalam siaran pers yang diterima Jumat (12/6/2026).
Telkomsel menilai penyegaran jajaran pengurus menjadi bagian penting dari upaya perusahaan memperkuat arah bisnis ke depan.
Perusahaan juga berupaya menjaga posisinya sebagai salah satu operator seluler terbesar di Indonesia.
Dengan susunan pengurus terbaru, Telkomsel diharapkan mampu mempercepat transformasi digital dan memperluas kontribusi terhadap ekosistem telekomunikasi nasional.
Susunan Dewan Komisaris Telkomsel terbaru:
Komisaris Utama: Diaz F.M. Hendropriyono.
Komisaris: Muhammad Yusuf Ateh.
Komisaris: Ahmad Riza Patria.
Komisaris: Irfan Wahid.
Komisaris: Chandra Arie Setiawan.
Komisaris: Rico Rustombi.
Komisaris: Yuen Kuan Moon.
Komisaris: Yip Anna.
Susunan Direksi Telkomsel terbaru:
Direktur Utama: Nugroho.
Direktur Finance & Risk Management: Daru Mulyawan.
Direktur Sales: Stanislaus Susatyo.
Direktur Network: Indra Mardiatna.
Direktur Planning & Transformation: Wong Soon Nam.
Direktur Information Technology: Joyce Shia.
Direktur Marketing: Lionel Chng.
Direktur Human Capital Management: Indrawan Ditapradana.
[Redaktur: Sandy]