Dedi mengatakan, perseroan konsisten memanfaatkan olahan air limbah produksi, serta menggunakan limbah fly ash sebagai campuran beton untuk mengurangi pemakaian semen.
"Perseroan selalu menerapkan prinsip keberlanjutan dalam setiap lini operasi bisnis," ujar Dedi.
Baca Juga:
Dukung PT Bio Farma Raih Sertifikat WHO, PLN Suplai Listrik Hingga 27 Ribu kVA
Sebagai informasi, WIKA Beton membukukan laba bersih senilai Rp13,59 miliar pada semester I-2023, atau menurun 77 persen year on year (yoy) dibandingkan sebelumnya senilai Rp60,72 miliar pada periode sama tahun 2022.
Penurunan laba tersebut menyusul menurunnya pendapatan usaha sebesar 2,16 persen (yoy) menjadi Rp1,81 triliun, dibandingkan sebelumnya senilai Rp1,85 triliun pada periode sama tahun 2022.
[Redaktur: Sandy]
Ikuti update
berita pilihan dan
breaking news WahanaNews.co lewat Grup Telegram "WahanaNews.co News Update" dengan install aplikasi Telegram di ponsel, klik
https://t.me/WahanaNews, lalu join.