WAHANANEWS.CO, Jakarta - Yayasan Baitul Maal (YBM) PLN kembali menunjukkan komitmennya dalam aksi sosial dengan menyalurkan paket bingkisan Ramadan kepada lebih dari 45.000 penerima manfaat di seluruh Indonesia.
Program ini menjadi wujud nyata kepedulian insan PLN terhadap masyarakat selama bulan suci Ramadan 1447 Hijriah.
Baca Juga:
Di Balik Terangnya Listrik, Ada Hati yang Peduli: PLN UID Sumut Bantu Korban Banjir Tapanuli Tengah
Pada tahap awal pelaksanaan, sebanyak lebih dari 23.000 paket bingkisan telah didistribusikan secara serentak di 13 titik lokasi yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia pada Rabu (25/2/2026).
Penyaluran dilakukan secara terkoordinasi dengan melibatkan unit-unit PLN di daerah guna memastikan bantuan tepat sasaran dan diterima oleh masyarakat yang membutuhkan.
Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo, menyampaikan bahwa program bertajuk ‘Cahaya Berkah Ramadan 1447 H’ ini merupakan bagian dari komitmen berkelanjutan insan PLN dalam menghadirkan manfaat sosial yang luas bagi masyarakat.
Baca Juga:
Jelang Hari Ibu, YBM PLN UP3 Cirebon Hadir untuk Para Ibu Pejuang Nafkah
Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo menyampaikan bahwa program yang mengusung tema ‘Cahaya Berkah Ramadan 1447 H’ ini menjadi bagian dari komitmen insan PLN untuk terus menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat.
“Kami berharap bingkisan yang disalurkan dapat membawa kebahagiaan, memperkuat semangat, serta membantu masyarakat menjalani Ramadan dengan lebih tenang dan penuh harapan,” ujar Darmawan saat menghadiri kegiatan penyaluran bantuan Ramadan YBM PLN di Masjid Institut Teknologi PLN, Jakarta.
Di wilayah Jabodetabek, penyaluran dilakukan secara serentak kepada lebih dari 2.500 penerima manfaat.
Bantuan tersebut didistribusikan di sejumlah lokasi, antara lain Kampung Deret Petogongan, Jakarta Selatan; Masjid Institut PLN, Jakarta Barat; Yayasan Abdul Wahid Hasyim Masjid Al-Munawaroh, Jakarta Selatan; Masjid Al-Akhbar, Jakarta Timur; Taman Baca Amalia, Tangerang Selatan; Masjid Jami As-Sofia, Kota Bogor; Masjid Al-Muhajirin, Kabupaten Bogor; Masjid Al-Anwar, Depok; serta Masjid Al-Hidayah, Bogor.
Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo (kedua dari kiri) didampingi Ketua Umum YBM PLN, Sulistyo Biantoro (kiri) ketika menyerahkan paket bingkisan kepada para penerima manfaat di Masjid Institut Teknologi PLN, Jakarta Barat pada Rabu (25/2/2026).
Program sosial ini bersumber dari zakat pegawai muslim PLN yang dikelola secara profesional dan amanah melalui YBM PLN.
Pengelolaan zakat tersebut tidak hanya difokuskan pada bantuan konsumtif, tetapi juga diarahkan untuk mendukung kegiatan sosial, keagamaan, serta program pemberdayaan masyarakat agar memberikan dampak yang berkelanjutan.
Ketua Umum YBM PLN, Sulistyo Biantoro, menegaskan bahwa dana zakat yang dihimpun tidak semata-mata disalurkan dalam bentuk bantuan langsung, melainkan juga dimanfaatkan untuk menanamkan nilai kepedulian sosial serta mendorong kemandirian masyarakat penerima manfaat.
Direktur Distribusi PLN, Arsyadany G Akmalaputri (tengah) ketika menyerahkan paket bingkisan kepada para penerima manfaat di Masjid Al-Muhajirin, Kabupaten Bogor pada Rabu (25/2/2026).
“Ramadan menjadi momentum bagi kita semua untuk menghadirkan kepedulian nyata melalui aksi berbagi yang memberi harapan, mempererat solidaritas sosial, serta mendorong kemandirian masyarakat,” ujar Sulistyo.
Kegiatan penyaluran bantuan ini turut melibatkan lingkungan akademik sebagai bagian dari upaya memperluas dampak sosial sekaligus memberikan edukasi nilai-nilai kepedulian kepada generasi muda.
Kolaborasi tersebut mendapat apresiasi dari Institut Teknologi PLN yang menjadi salah satu lokasi penyaluran bantuan.
Direktur Retail dan Niaga PLN, Adi Prianto (kanan) ketika menyerahkan kepada penerima manfaat di Masjid Jami As-Sofia di Bogor pada Rabu (25/2/2026).
Rektor Institut Teknologi PLN, Iwa Garniwa, menyampaikan apresiasi atas sinergi PLN Group melalui YBM PLN yang dinilai mampu memperkuat budaya kepedulian sosial di lingkungan kampus sekaligus memberikan manfaat langsung kepada masyarakat sekitar.
Ia menilai kegiatan berbagi tersebut bukan sekadar agenda seremonial, melainkan sarana untuk menumbuhkan empati, mempererat kebersamaan, serta membangun semangat berbagi di tengah masyarakat.
“Ramadan mengajarkan bahwa keberkahan tidak hanya diukur dari apa yang kita miliki, tetapi dari seberapa besar manfaat yang dapat kita berikan kepada sesama,” ujar Iwa.
Melalui program ini, YBM PLN berharap semangat berbagi yang tumbuh di bulan Ramadan dapat terus berlanjut dan menjadi budaya kepedulian yang mengakar di lingkungan PLN maupun masyarakat luas (Seremoadver).
[Redaktur: Ajat Sudrajat]