WAHANANEWS.CO, Jakarta - China membuat gebrakan besar di dunia maritim dengan meluncurkan pulau terapung buatan pertama di dunia yang dirancang untuk bertahan di laut dalam dalam segala kondisi cuaca ekstrem.
Peluncuran proyek ambisius ini dilakukan pada akhir bulan lalu sebagai bagian dari pembangunan infrastruktur sains dan teknologi nasional yang berorientasi pada riset kelautan modern.
Baca Juga:
Wali Kota di Los Angeles Mengaku Jadi Agen China, Terancam 10 Tahun Penjara
Fasilitas yang dijuluki "Pulau Terapung Laut Terbuka" ini menjadi platform penelitian kelautan berskala besar pertama di dunia yang mampu beroperasi langsung di laut lepas.
Keberadaan fasilitas tersebut ditujukan untuk mendukung berbagai kebutuhan ilmiah, mulai dari pengembangan peralatan laut, eksplorasi sumber daya alam, hingga penelitian mendalam terkait ilmu kelautan.
Dikutip dari CCTV News, fasilitas raksasa ini mengintegrasikan tiga sistem utama, yakni platform fasilitas utama, laboratorium berbasis kapal, serta sistem pendukung berbasis darat.
Baca Juga:
321 WNA Ditangkap Polisi dari Markas Judi Online Internasional Hayam Wuruk
Pada bagian utama, platform ini mengusung desain inovatif berupa lambung kembar semi-submersible yang memungkinkan stabilitas tinggi di tengah gelombang laut dalam.
Desain tersebut memungkinkan pengujian skala penuh terhadap peralatan laut dalam dengan bobot hingga ratusan ton dalam kondisi nyata.
Selain itu, fasilitas ini dirancang mampu mendukung penelitian dan eksplorasi hingga kedalaman laut penuh yang mencapai 10.000 meter.