China juga butuh supaya Taliban tidak ekstrem seperti dulu.
Karena China ingin investasinya aman. Selama Taliban butuh duit China, maka
bisa jadi mereka akan berubah tidak sekejam dan sekeras dulu.
Jadi apa dong nama perkawanan mereka bertiga ini? Jawabnya
gampang. Enemy of my enemy is my friend. Atau musuh dari musuhku adalah
temanku. Sesederhana itu. Seperti sederhananya menyeruput kopi dgn ditemani
sebatang rokok sebagai pengantar tidur.
Baca Juga:
Soal Iriana Tidak Pernah Hadir Melayat, Denny Siregar: Gak Usah Sok Tahu!
Tentu saja, yang bakal bingung itu kaum kadrun. Mereka
mendukung Taliban, tapi kok Taliban berkawan dengan China komunis?
Mereka cinta Taliban, tapi kok Taliban berteman dengan Syiah
yang mereka anggap sesat ? Jadi gimana ini? Akhirnya mereka garuk-garuk jenggot
yang diadakan buat gelantungan para bidadari.
Baca Juga:
Tanggapi Ijazah Palsu Jokowi, Denny Siregar: Sebodoh Isu Kancing Jas
Mereka sama sekali gak paham bagaimana peta politik luar
negeri. [rin]
Ikuti update
berita pilihan dan
breaking news WahanaNews.co lewat Grup Telegram "WahanaNews.co News Update" dengan install aplikasi Telegram di ponsel, klik
https://t.me/WahanaNews, lalu join.