WAHANANEWS.CO, Jakarta - Kabar gugurnya penjaga perdamaian Indonesia di Lebanon langsung memicu reaksi keras internasional, termasuk dari Kedutaan Besar Republik Islam Iran di Jakarta yang menyampaikan duka sekaligus kecaman tajam atas insiden tersebut.
Disampaikan Kedubes Republik Islam Iran untuk Indonesia melalui akun resminya di Jakarta, Senin (31/03/2026), ungkapan belasungkawa ditujukan kepada pemerintah dan rakyat Indonesia atas wafatnya personel yang bertugas di bawah Pasukan Sementara PBB di Lebanon (UNIFIL).
Baca Juga:
8 Juta Warga AS Turun ke Jalan, Trump Malah Ledek Pendemo: Dasar Bodoh!
“Kami dengan tegas mengutuk tindakan keji ini, yang merupakan akibat langsung dari agresi berkelanjutan Israel, yang dilakukan dengan keterlibatan dan dukungan penuh dari Amerika Serikat.”
Disebutkan dalam pernyataan tersebut, penyerangan terhadap penjaga perdamaian merupakan bentuk pelanggaran serius terhadap hukum internasional yang tidak boleh dibiarkan tanpa konsekuensi hukum.
Ditekankan pula bahwa tindakan yang menargetkan personel misi perdamaian menunjukkan eskalasi konflik yang semakin mengkhawatirkan di kawasan tersebut.
Baca Juga:
Eskalasi di Timur Tengah Makin Meningkat, Ribuan Pasukan Elite AS Tiba di Iran
Pemerintah Indonesia turut mengecam keras serangan yang menewaskan personel Kontingen Garuda tersebut dan mendesak dilakukannya penyelidikan menyeluruh guna mengungkap pihak yang bertanggung jawab.
Dijelaskan oleh Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia, insiden tragis itu terjadi akibat tembakan artileri di sekitar posisi kontingen UNIFIL asal Indonesia di dekat Adchit Al Qusayr, Lebanon selatan, pada Minggu (29/03/2026).
Peristiwa ini menambah daftar panjang risiko yang dihadapi pasukan penjaga perdamaian di wilayah konflik, sekaligus menegaskan urgensi perlindungan maksimal bagi personel yang menjalankan mandat internasional.
[Redaktur: Rinrin Khaltarina]
Ikuti update
berita pilihan dan
breaking news WahanaNews.co lewat Grup Telegram "WahanaNews.co News Update" dengan install aplikasi Telegram di ponsel, klik
https://t.me/WahanaNews, lalu join.