WAHANANEWS.CO - Iran merespons santai penolakan Presiden Amerika Serikat Donald Trump terhadap syarat perdamaian yang diajukan Teheran dengan menyebut sikap Trump sama sekali tidak penting bagi pemerintah Iran, Senin (11/5/2026).
Seorang sumber yang dikutip media semi-resmi Iran, Tasnim, menegaskan proposal yang diajukan Iran tidak dibuat untuk menyenangkan Presiden AS tersebut.
Baca Juga:
Tiga Proyek PGE Masuk Green Book, Dana Rp8,6 Triliun Siap Mengalir dari Dunia Internasional
"Tidak ada seorang pun di Iran yang menulis proposal itu untuk menyenangkan Trump," kata sumber tersebut.
Sumber itu menambahkan tim negosiasi Iran menyusun proposal perdamaian murni berdasarkan kepentingan dan hak rakyat Iran.
Menurutnya, apabila Trump tidak menyukai isi proposal tersebut maka hal itu justru dianggap lebih baik bagi Iran.
Baca Juga:
Tenggelam Saat Hajar Kapal Jepang, USS Herring Akhirnya Ditemukan Setelah 82 Tahun
"Jika Trump tidak puas dengan proposal Iran, maka itu tentu lebih baik," lanjut sumber tersebut.
Iran juga menuding Trump terus menolak kenyataan bahwa Amerika Serikat telah kalah dari Iran dalam konflik yang berlangsung.
Sebelumnya, Donald Trump pada Minggu (10/5/2026) mengaku telah membaca tanggapan dari pihak Iran terkait proposal damai yang diajukan Amerika Serikat.