WAHANANEWS.CO, Jakarta - Sebuah jet tempur F-16 Polandia jatuh dan meledak secara dramatis saat menjalani latihan pertunjukan udara di Polandia tengah, Kamis (28/8/2025), menewaskan pilotnya.
Kecelakaan itu menandai pertama kalinya sebuah F-16 Polandia jatuh dalam sejarah penerbangan negara NATO tersebut dan terjadi sekitar pukul 19.25 malam ketika jet itu bagian dari Tim Demo Tiger F-16 sedang berlatih untuk Pertunjukan Udara Radom 2025 yang dijadwalkan berlangsung pada 30-31 Agustus.
Baca Juga:
Indonesia Dominasi Nomor Speed di IFSC World Cup Krakow 2025
Wakil Perdana Menteri sekaligus Menteri Pertahanan Polandia Wladyslaw Kosiniak-Kamysz mengonfirmasi kematian pilot dan mengunjungi lokasi kejadian, sekaligus memberikan pengarahan kepada Perdana Menteri Donald Tusk atas insiden tragis ini.
"Dalam kecelakaan pesawat F-16, seorang pilot Angkatan Bersenjata Polandia kehilangan nyawanya...ini merupakan kehilangan besar bagi Angkatan Udara dan seluruh Angkatan Bersenjata Polandia," kata Kosiniak-Kamysz, Jumat (29/8/2025).
"Seorang perwira yang selalu mengabdi kepada Tanah Air dengan dedikasi dan keberanian yang luar biasa. Saya memberikan penghormatan terakhir untuk mengenangnya. Kepada keluarga dan orang-orang terkasih, saya menyampaikan belasungkawa yang sedalam-dalamnya," lanjut dia.
Baca Juga:
Medan Jalin Kerja Sama dengan Polandia
Rekaman video yang dipublikasikan media Polandia menunjukkan jet tempur buatan Amerika Serikat itu mencoba manuver berguling sebelum jatuh, dan tidak ada laporan cedera pada orang lain di sekitar lokasi kecelakaan.
Sebagai bentuk penghormatan kepada pilot tersebut, pihak berwenang membatalkan Pertunjukan Udara Internasional Radom 2025 dan telah meluncurkan investigasi untuk mengetahui penyebab jatuhnya jet F-16.
Komando Umum Angkatan Bersenjata Polandia mengidentifikasi pilot sebagai Mayor Maciej "Slab" Krakowian, pemimpin tim dalam pertunjukan udara, yang bulan ini dianugerahi Trofi As the Crow Flies oleh para penggemar penerbangan atas demonstrasi penerbangan terbaik di Royal International Air Tattoo 2025.
Mayor Krakowian, bagian dari kelompok elite unit udara NATO yang dikenal sebagai “Tiger Demo”, tidak terlihat melontarkan diri sebelum pesawat jatuh dan meledak.
Polandia membeli F-16 buatan AS pertama kali pada 2003 sebagai upaya modernisasi militer dan penyesuaian standar NATO, dan jet multiperan ini menjadi komponen vital strategi pertahanan NATO karena fleksibilitas, avionik canggih, dan kinerja tempur yang teruji.
Selama bertahun-tahun, Polandia terus meningkatkan armada F-16 dengan teknologi terkini termasuk radar lebih baik, amunisi berpemandu presisi, dan kemampuan komunikasi yang ditingkatkan, dan setelah invasi Rusia ke Ukraina 2023, Polandia menaikkan anggaran pertahanan signifikan serta mempercepat modernisasi militer termasuk akuisisi tank Abrams AS dan jet FA-50 Korea Selatan untuk memperkuat sisi timur NATO.
Upaya ini bagian dari strategi Polandia memperkuat pertahanan nasional, sisi timur NATO, dan mencegah potensi ancaman di kawasan Eropa Timur.
[Redaktur: Elsya Tri Ahaddini]