Hal tersebut disampaikan oleh Pendiri sekaligus CEO IIX, Durreen Shahnaz, pada kesempatan yang sama.
"Pengusaha perempuan adalah penggerak utama ekonomi Indonesia, tetapi mereka membutuhkan perangkat dan jalur yang tepat untuk mengakses permodalan. Melalui IIRI, kami berencana melatih dan memberikan dukungan kesiapan investasi secara langsung,” ujar Durreen.
Baca Juga:
Kolaborasi Perlindungan Perempuan dan Anak, Pemprov Papua dan Kedubes Kanada Jalin Kerja Sama
“Dan, menghubungkan ratusan usaha berfokus perempuan langsung dengan investor yang memahami potensi mereka.”
Durreen menyebutkan, peningkatan kapasitas pengusaha perempuan dalam menarik investasi serta partisipasi aktif dalam perdagangan domestik maupun internasional akan berkontribusi besar dalam mentransformasi sektor UMKM Indonesia.
Upaya tersebut diyakini dapat mempercepat kemajuan Indonesia dalam mencapai Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs).
Baca Juga:
Trump Ngamuk Lagi: Ancam Tarif Impor 100 Persen Jika Kanada Akur dengan China
Secara khusus, program IIRI bertujuan memperkuat usaha berdampak yang berfokus pada perempuan di sejumlah provinsi terpilih di Indonesia.
Pendekatan yang digunakan meliputi pelatihan bisnis dan keuangan yang disesuaikan dengan konteks lokal, dukungan kesiapan investasi yang terarah, serta penguatan jejaring kemitraan ekosistem.
Kemitraan tersebut akan menghubungkan pelaku usaha dengan investor dan lembaga keuangan, sehingga membuka peluang lebih luas dalam mengakses permodalan, menarik investasi jangka panjang, serta memperluas pasar dan kesempatan perdagangan.