WahanaNews.co | Trump Plaza Casino yang bangkrut di
sepanjang tepi pantai di Atlantic City, New Jersey, Rabu (17/2/2021),
dihancurkan.
Kasino
ini pernah menjadi aset utama mantan Presiden AS Donald Trump sebelum menjabat
di Gedung Putih.
Baca Juga:
Rumah Singgah Bung Karno di Padang Sumatera Barat Dirobohkan, Mengapa?
Sementara
penontonnya bersorak, hotel dengan 39 lantai dan 906 kamar dan ruang judi seluas 8.000
meter persegi untuk berbagai permainan kasino, rubuh dalam hitungan detik menggunakan
ledakan yang terkendali.
Yang
tertinggal hanya puing-puing, dengan awan debu yang mengepul dari lokasi itu
pada pagi yang cerah.
Trump,
seorang pengembang real estat yang flamboyan sebelum memenangkan kursi
kepresidenan pada tahun 2016, membuka kasino itu pada tahun 1984.
Baca Juga:
Berdiri Diatas Parit, Bangunan di Jalan Sei Batang Hari Dirobohkan, Kasat Pol PP Katakan Begini
Trump
Plaza Casino adalah salah satu dari sejumah lokasi terkenal untuk pertandingan
tinju yang dihadirinya.
Bernie
Dillon, manajer acara di kasino itu dari tahun 1984 hingga 1991, mengenang masa
kejayaan kasino di masa lalu.
"Cara
kami menempatkan Trump Plaza dan kota Atlantic City untuk menjadi perhatian
dunia benar-benar luar biasa," kata Dillon kepada Associated Press.
"Semua
orang dari Hulk Hogan hingga Mick Jagger dan Keith Richards, dari berbagai
kalangan terkenal," imbuhnya.
"Suatu
malam sebelum pertarungan Mike Tyson, saya terkesima menyaksikan pada baris
keempat ketika ruangan dipenuhi penonton, ada dua orang yang bercakap-cakap:
Jack Nicholson dan Warren Beatty," kenangnya.
"Kejadian
seperti itu sering: Ada Madonna dan Sean Penn, Barbra Streisand, dan Don
Johnson, ada Muhammad Ali di sana, Oprah duduk dengan Donald di pinggir ring," tambahnya.
"Itu
adalah masa yang spesial. Saya menyesal melihatnya dihancurkan," cetusnya.
Tetapi
fasilitas itu kemudian rusak, seperti halnya beberapa kasino lain di Atlantic
City, dan ditutup pada tahun 2014.
Pada
akhirnya, bangunan itu hanya tinggal tulang-tulang beton bangunan dan jaringan
pipa ledeng.
Pemilik
gedung saat ini, investor miliarder Carl Icahn, belum mengumumkan rencananya
untuk real estat itu.
Wali
Kota Atlantic City, Marty Small, mengatakan, kematian kasino "bukan tentang Donald Trump. Ini bukan
tentang politik."
"Segera
setelah ledakan terjadi, ke sanalah percakapan beralih," kata Small. [dhn]