WahanaNews.co | Sebanyak 92 orang tewas akibat ledakan truk tangki bahan bakar minyak (BBM) di Freetown, Sierra Leone, Jumat (5/11).
Dilansir dari AP, otoritas setempat mengkonfirmasi jumlah korban tewas setidaknya mencapai 92 orang.
Baca Juga:
Pemerintah Pastikan Pasokan BBM, LPG hingga Listrik Aman dan Lancar Selama Idulfitri 2025
Sejumlah media seperti CNN dan Reuters menyebut korban 91 orang.
Direktur Komunikasi Badan Penanggulangan Bencana Nasional (NDMA) Sierra Leone Mohamed Lamrane Bah kepada CNN mengatakan, selain korban tewas, ada beberapa orang dikabarkan kritis.
Mayoritas korban dengan luka bakar serius.
Baca Juga:
Desa Sidorekso Kudus Percontohan Pengolahan Sampah Plastik Jadi BBM
"Banyak sekali korban, mayat yang terbakar," ujar Kepala NDMA, Brima Bureh Sesay, sebagaimana dilansir Reuters.
"Ini adalah kecelakaan yang sangat, sangat mengerikan."
Wali Kota Freetown Aki-Sawyerr menyatakan rasa sedihnya dalam salah satu pernyataan Facebook.
"Saya berduka atas kabar ledakan yang terjadi di Jalan Bai Bureh, Wellington, setelah truk yang membawa BBM bertabrakan dengan truk lain."
"Video dan foto yang beredar di media sosial sangat mengerikan," tambah Aki-Sawyerr.
"Saya turut berbela sungkawa untuk keluarga dan kerabat yang telah kehilangan orang tercinta mereka akibat ledakan ini," katanya. [qnt]
Ikuti update
berita pilihan dan
breaking news WahanaNews.co lewat Grup Telegram "WahanaNews.co News Update" dengan install aplikasi Telegram di ponsel, klik
https://t.me/WahanaNews, lalu join.