WAHANANEWS.CO, Jakarta - Perang Rusia dan Ukraina kembali memanas. Moskow dilaporkan meluncurkan lebih dari 200 drone jarak jauh ke Ukraina semalam, setelah gencatan senjata selama tiga hari yang dimediasi oleh Amerika Serikat (AS) berakhir.
"Rusia sendiri memilih untuk mengakhiri keheningan sebagian yang telah berlangsung selama beberapa hari," kata Presiden Volodymyr Zelensky, dalam sebuah pernyataan di media sosial, Selasa (12/5/2026) melansir CNBC Indonesia.
Baca Juga:
Diduga Dikeroyok Usai Tegur Pengisian BBM, Jurnalis Tajam24 Lapor ke Polda Jambi
"Semalam, lebih dari 200 drone serang diluncurkan terhadap Ukraina," tambahnya.
Sementara itu, serangan Rusia di wilayah Dnipropetrovsk dilaporkan menewaskan satu orang dan melukai sedikitnya empat lainnya. Kepala Administrasi Militer Regional Dnipropetrovsk, Oleksandr Ganzha, mengatakan seorang pria tewas dan seorang perempuan terluka di distrik Synelnykove akibat serangan udara Rusia, seraya menyebut tiga orang lainnya juga mengalami luka-luka dalam serangan di lokasi berbeda di wilayah tersebut.
Di sisi lain, Rusia mengklaim berhasil menembak jatuh 27 drone Ukraina. Kementerian Pertahanan Rusia menyatakan sistem pertahanan udaranya berhasil mencegat dan menghancurkan puluhan drone Ukraina pada malam hingga pagi hari di wilayah Belgorod, Voronezh, dan Rostov.
Baca Juga:
RI–Rusia Perkuat Kerja Sama Industri di Forum BRICS PartNIR 2026
"Dari tengah malam hingga pukul 07.00 waktu Moskow, aset pertahanan udara mencegat dan menghancurkan 27 pesawat tanpa awak sayap tetap Ukraina," tulis kementerian tersebut dalam pernyataan resmi, seperti dikutip AFP.
[Redaktur: Alpredo Gultom]
Ikuti update
berita pilihan dan
breaking news WahanaNews.co lewat Grup Telegram "WahanaNews.co News Update" dengan install aplikasi Telegram di ponsel, klik
https://t.me/WahanaNews, lalu join.