WAHANANEWS.CO, Jakarta - Gelombang panas ekstrem yang menyengat Tokyo mulai memakan korban di dunia satwa setelah tiga singa betina di Tama Zoological Park mati dengan dugaan kuat mengalami heat stroke.
Ketiga singa tersebut mati secara bertahap dalam rentang waktu antara Selasa hingga Minggu setelah suhu tinggi berkepanjangan melanda wilayah Tokyo dalam beberapa pekan terakhir.
Baca Juga:
Puluhan Petugas Berjibaku Padamkan Kebakaran di Sekolah Tokyo
Mengutip The Japan News, Selasa (4/8/2026), tiga singa betina yang mati tersebut memiliki rentang usia antara 3 hingga 15 tahun.
Kematian ketiganya menjadi perhatian karena terjadi ketika sejumlah singa lain di kebun binatang tersebut juga mengalami gangguan kesehatan akibat cuaca panas.
Hasil nekropsi terhadap tiga singa menunjukkan kondisi dehidrasi berat yang disertai kegagalan fungsi sejumlah organ.
Baca Juga:
Malu-maluin! WNI Bentuk Geng di Jepang, Tawuran Silat di Taiwan
Berdasarkan temuan tersebut, pengelola Tama Zoological Park menduga heat stroke menjadi penyebab kematian ketiga satwa tersebut.
Kondisi panas ekstrem juga memberikan tekanan besar terhadap populasi singa lainnya yang berada di kebun binatang tersebut.
Hingga Juli 2026, Tama Zoological Park tercatat memiliki 16 ekor singa yang terdiri dari lima jantan dan 11 betina.