WAHANANEWS.CO, Jakarta - Kekerasan pecah di balik pintu kokpit ketika seorang pilot EVA Air dilaporkan memukul kopilotnya berulang kali usai ditegur karena melaju melebihi batas kecepatan saat bersiap lepas landas.
Seorang pilot maskapai asal Taiwan, EVA Air, dijatuhi sanksi internal setelah diduga melakukan kekerasan fisik terhadap kopilotnya di dalam kokpit pesawat.
Baca Juga:
Cerita Pilot Polairud Saat Kirim Bantuan ke Sitahuis - Tapteng: Rasanya Pengen Nangis
Menurut laporan media setempat, insiden itu terjadi saat pesawat bersiap lepas landas di landasan pacu Bandara Internasional Los Angeles dalam penerbangan yang terjadi baru-baru ini.
Dilansir dari Taiwan Times, Sabtu (10/1/2026), pilot bernama Wen mengemudikan pesawat di landasan pacu dengan kecepatan melebihi batas legal 30 knot atau sekitar 55,6 kilometer per jam.
Kopilot yang merupakan warga negara Malaysia disebut telah berulang kali memperingatkan Wen mengenai kecepatan tersebut, namun peringatan itu tidak direspons.
Baca Juga:
Langit Amerika Lumpuh: Shutdown Bikin Pengendali Udara Menghilang dari Menara
Situasi memanas ketika kopilot akhirnya melakukan pengereman manual sesuai prosedur operasi standar demi menjaga keselamatan penerbangan.
Tindakan tersebut diduga memicu emosi Wen hingga ia memukul kopilotnya setidaknya empat kali di dalam kokpit.
Akibat pemukulan itu, kopilot mengalami pembengkakan dan memar di punggung salah satu tangannya.