WAHANANEWS.CO - Kemunculan seekor ular di salah satu peron stasiun kereta di Sydney, Australia, mendadak memicu kepanikan di antara para penumpang, yang memilih berhenti melintas bahkan berlari menjauh saat menyadari kehadiran hewan melata tersebut.
Insiden ini kembali menegaskan bahwa di Australia, tempat umum sekalipun tak sepenuhnya aman dari kemunculan hewan liar yang dianggap menyeramkan.
Baca Juga:
Viral Pria Gresik Jadikan Kucing Santapan Ular, Polisi Turun Tangan
Momen kemunculan ular tersebut, seperti dilaporkan AFP, Senin (2/2/2026), terekam dalam sebuah video yang memperlihatkan seekor ular kecil menggeliat di atas peron salah satu stasiun di kota Sydney, dengan kejadian disebut berlangsung pada Minggu (1/2/2026) malam waktu setempat.
Situasi stasiun saat itu tidak terlalu ramai, dengan rekaman video yang awalnya memperlihatkan seorang wanita yang hendak melintas sambil membawa sepedanya, sebelum mendadak terkejut dan berhenti di ujung peron setelah menyadari keberadaan ular tersebut.
Wanita itu kemudian memutuskan meninggalkan sepedanya di tempat dan berlari ke arah berlawanan untuk menjauhi ular yang masih menggeliat di peron.
Baca Juga:
Bukan Diternak, Ular Kobra Dibiarkan Bebas di Rumah Warga India
Beberapa penumpang lain yang juga hendak melintas ikut terkejut dan terpaksa mengurungkan niat mereka setelah melihat ular tersebut belum berpindah dari lokasi.
Seorang pemuda yang hampir mendekati posisi ular bahkan terlihat melompat kaget, sebelum berbalik arah dan berlari menjauh dari reptil liar itu.
Video juga menunjukkan sejumlah penumpang lainnya yang tampak cemas berkerumun di ujung peron, tidak berani melintas karena ular tersebut masih berada di lokasi yang sama.
Dalam rekaman tersebut tidak terlihat adanya petugas keamanan maupun pegawai stasiun yang segera membantu para penumpang mengatasi situasi yang mengkhawatirkan itu.
Hingga akhirnya, seorang pria bertopi yang juga hendak melintas diberi tahu oleh penumpang lain mengenai keberadaan ular di peron tersebut.
Pria itu kemudian memberanikan diri mendekat, mengangkat ular dengan memegang bagian ekornya, lalu menjatuhkannya ke area di luar pagar pembatas stasiun.
Setelah ular berhasil disingkirkan, para penumpang yang sebelumnya terjebak di ujung peron langsung bergegas melintasi area tersebut.
"Seorang penumpang yang turun dari kereta mengambil inisiatif untuk menangani 'penyusup' itu," ujar badan pemerintah Transport for New South Wales.
Transport for New South Wales juga menyebut bahwa "pria itu tidak gentar" saat mengevakuasi ular yang sempat membuat panik banyak orang di stasiun tersebut.
[Redaktur: Rinrin Khaltarina]