"Menurut jurnal terbaru, sinar UV C bisa digunakan
untuk membunuh bakteri dan virus. Sinar ini dinilai sangat baik dalam
menghancurkan bahan genetik partikel virus," katanya.
Gelombang yang terkandung dalam sinar tersebut disebut bisa
menonaktifkan mikroorganisme dengan cara menghancurkan asam nukleat dan
mengganggu DNA mereka, sehingga bakteri dan virus tidak bisa melakukan fungsi
vitalnya.
Baca Juga:
Dinkes Belitung Klaim Kasus Covid-19 Nihil
Kendati demikian, penggunaan sinar UV C juga harus dilakukan
berhati-hati karena bisa berbahaya jika mengenai kulit atau mata.
Namun, meski perangkat tersebut ramai digunakan, hingga saat
ini Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengatakan bahwa belum ada sinar UV,
termasuk UV C, yang bisa membunuh SARS-CoV-2.
Sementara itu, Food and Drug Administration (FDA) mengakui
kemampuan sinar UV C untuk mendisinfeksi jenis virus corona. Namun, belum ada
bukti ilmiah yang memperlihatkan manfaat UV C untuk membunuh SARS-CoV-2 secara
spesifik.
Baca Juga:
Stok Habis, Vaksinasi Covid-19 Booster di Sumsel Tertunda
Sebagai langkah terbaik, terapkan protokol kesehatan sebaik
mungkin untuk mencegah penularan Covid-19. Tak lupa mengenakan masker, mencuci
tangan, menjaga jarak, menjauhi kerumunan, dan membatasi mobilisasi serta
interaksi sejauh ini menjadi cara paling ampuh untuk menghalau masuknya virus
corona penyebab Covid-19 ke dalam tubuh. [qnt]
Ikuti update
berita pilihan dan
breaking news WahanaNews.co lewat Grup Telegram "WahanaNews.co News Update" dengan install aplikasi Telegram di ponsel, klik
https://t.me/WahanaNews, lalu join.