WAHANANEWS.CO - Benarkah pemilik golongan darah O lebih rentan mengalami kolesterol tinggi? Anggapan yang selama ini beredar di masyarakat ternyata belum memiliki dasar ilmiah yang kuat, menurut penjelasan dokter dari IPB University.
Dosen Fakultas Kedokteran dan Gizi (FKGiz) IPB University, dr Christy Efiyanti, mengatakan hingga saat ini belum terdapat bukti ilmiah yang dapat memastikan adanya hubungan langsung antara golongan darah dengan kadar kolesterol dalam darah.
Baca Juga:
Dakwaan Dinilai Tak Jelas, Terdakwa Gratifikasi Rp7,6 Miliar Ajukan Eksepsi
Menurutnya, hasil penelitian yang ada masih menunjukkan temuan yang beragam sehingga belum dapat dijadikan kesimpulan pasti.
"Beberapa penelitian memang menemukan adanya kadar kolesterol yang lebih tinggi pada individu bergolongan darah O dibandingkan golongan darah lainnya. Namun, ada juga penelitian yang menunjukkan bahwa tidak ada hubungan antara golongan darah ABO dengan kolesterol darah," ujar Christy.
Christy menjelaskan kesehatan kardiovaskular, termasuk kadar kolesterol, dipengaruhi oleh banyak faktor yang jauh lebih kompleks dibandingkan sekadar golongan darah.
Baca Juga:
Dalih Hanya Bercanda, Kepsek di Tana Toraja Dicopot Usai Larang Siswi Berjilbab
Ia menuturkan gaya hidup menjadi salah satu faktor paling dominan yang memengaruhi kadar kolesterol seseorang.
Pola makan tinggi lemak, kurang aktivitas fisik, obesitas, kebiasaan merokok, hingga konsumsi alkohol diketahui dapat meningkatkan risiko terjadinya kolesterol tinggi.
Selain faktor gaya hidup, sejumlah kondisi medis juga dapat berkontribusi terhadap peningkatan kadar kolesterol.