Pertumbuhan nodul ini dapat terjadi secara berpasangan, dengan satu nodul pada setiap pita suara di area yang mengalami iritasi paling parah.
2. Polip pita suara
Baca Juga:
Bupati dan DPRD Dairi Tandatangani Nota Kesepakatan KUA PPAS TA 2027
Polip merupakan pertumbuhan kecil dan lunak yang umumnya muncul sendiri di pita suara. Mirip dengan nodul, gangguan ini dapat disebabkan oleh penyalahgunaan vokal.
Namun, seseorang yang terpapar iritasi jangkan panjang, seperti asap kimia atau asap rokok, juga memiliki risiko terhadap polip.
3. Ulkus kontak
Baca Juga:
PIKI dan GKPA Perkuat Silaturahmi dan Sinergi bagi Gereja dan Bangsa
Penyakit ini disebabkan oleh erosi dan luka yang terjadi pada pita suara. Seseorang yang mengalaminya memiliki kebiasaan menggunakan kekuatan besar di awal berbicara. Padahal seharusnya, ia meningkatkan kekuatan dan kenyaringan secara bertahap.
Selain itu, ulkus juga bisa disebabkan oleh GERD atau naiknya asam lambung ke tenggorokan. Ini adalah kondisi saat isi lambung mengalir kembali ke kerongkongan dan mengiritasi laring.
4. Laringitis