WAHANANEWS.CO, Jakarta – Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mengungkap hasil pemeriksaan laboratorium terkait sejumlah kasus dugaan keracunan pada Program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Dari hasil investigasi tersebut, ditemukan adanya bakteri Escherichia coli (E. coli) pada beberapa sampel makanan yang diperiksa.
Baca Juga:
Enam Dokter Internsip Meninggal, Kemenkes Gelar Medical Check Up dan Skrining Kesehatan Jiwa
Temuan itu menjadi dasar evaluasi pemerintah untuk memperkuat sistem keamanan pangan dalam pelaksanaan program MBG di berbagai daerah.
Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengatakan, hasil pemeriksaan laboratorium tidak hanya menemukan bakteri pada satu jenis makanan, tetapi juga pada beberapa sampel lain.
Seluruh hasil investigasi telah disampaikan kepada Badan Gizi Nasional (BGN) sebagai bahan perbaikan terhadap sistem pengelolaan makanan di Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).
Baca Juga:
Awasi Ketat Dapur MBG, Kerahkan Dokter Sampai Chef Profesional
“Ada beberapa makanan teridentifikasi mengandung bakteri E.coli, bukan hanya semangka. Kami sudah memberi masukan kepada BGN terkait permasalahan di SPPG,” kata Budi Gunadi Sadikin saat konferensi pers di kantor Kemenkes, Jakarta, Rabu, 5 Agustus 2026.
Budi menjelaskan, tim Kementerian Kesehatan langsung melakukan investigasi lapangan setelah menerima laporan dugaan keracunan dari sejumlah wilayah.
Selain mengambil sampel makanan, petugas juga melakukan pemeriksaan laboratorium dan penelusuran terhadap proses pengolahan hingga distribusi makanan.