Lebih lanjut, Aji menuturkan bahwa pemerintah belum memiliki rencana untuk menerapkan kembali kebijakan penggunaan masker secara massal maupun pembatasan jarak seperti yang diberlakukan saat pandemi COVID-19.
Kendati demikian, masyarakat tetap diimbau untuk tidak mengabaikan perilaku hidup bersih dan sehat sebagai langkah pencegahan.
Baca Juga:
Kemenkes Pastikan Influenza A H3N2 Subclade K Bukan Ancaman Serius
“Kalau memang sakit, tinggal di rumah dulu, pakai masker, terapkan etika batuk dan bersin. Jika gejala memberat atau tidak membaik selama dua sampai tiga hari, segera periksa ke dokter atau fasilitas kesehatan,” ujar Aji.
Sebelumnya, Juru Bicara Kemenkes, Widyawati, juga menekankan pentingnya vaksinasi influenza yang dilakukan secara rutin setiap tahun, terutama bagi kelompok masyarakat yang rentan mengalami dampak berat akibat infeksi virus tersebut.
Kelompok rentan yang dimaksud mencakup lanjut usia, ibu hamil, serta individu dengan penyakit penyerta atau komorbid.
Baca Juga:
Akses Sulit dan Lumpurnya Tinggi, Empat Puskesmas di Aceh Belum Pulih Pasca Bencana
“Vaksin Influenza tetap efektif untuk mencegah sakit berat, rawat inap, dan juga kematian. Segeralah ke fasyankes jika gejala memburuk lebih dari tiga hari, demam tinggi menetap, sesak napas, dan sebagainya,” ucap Widyawati dalam keterangan video, Jumat (2/1/2026).
[Redaktur: Ajat Sudrajat]
Ikuti update
berita pilihan dan
breaking news WahanaNews.co lewat Grup Telegram "WahanaNews.co News Update" dengan install aplikasi Telegram di ponsel, klik
https://t.me/WahanaNews, lalu join.