WahanaNews.co | Kaki sering mengalami kesemutan, tanda-tanda penyakit apa? Pertanyaan tersebut tentu ingin diketahui oleh Anda yang sedang mengalaminya.
Kesemutan pada kaki merupakan hal yang sering dirasakan setiap orang. Umumnya ketika seseorang duduk atau berdiri dalam satu posisi dalam waktu lama, duduk dengan menyilangkan kaki, atau tertidur di lengan bisa merasakan mati rasa lalu kesemutan.
Baca Juga:
KAKI: Peningkatan Kualitas Layanan Populasi Kunci ODHIV
Dalam kasus seperti itu, kesemutan merupakan tanda kerusakan saraf, yang dapat disebabkan oleh berbagai penyebab. Seperti cedera traumatis atau cedera stres berulang, infeksi bakteri atau virus, paparan racun, dan penyakit sistemik seperti diabetes.
Namun masih banyak masyarakat belum mengetahui, kesemutan pada kaki atau tangan menjadi petanda penyakit apa?
Berikut penjelasannya yang telah dirangkum iNews.id pada Sabtu (7/5/2022). Melansir dari Healthline bila kesemutan dan mati rasa merupakan gejala dari beberapa penyakit antara lain:
Baca Juga:
Bertekad Jadi Pelayan Masyarakat, Nicodemus Roger Nadeak Langkahkan Kaki Jadi Caleg DPRD Provinsi Sumatera Utara
-Diabetes
-Sakit saraf
-Migrain
-Fenomena Raynaud
-Sklerosis ganda
-Stroke atau serangan iskemik sementara (mini stroke)
-Kejang
-Pengerasan pembuluh darah
-Tiroid kurang aktif (hipotiroidisme , tiroiditis Hashimoto)
Kendati demikian, sakit kesemutan ini dikenal sebagai neuropati perifer yang belum ada obat untuk menyembuhkannya.
Namun direkomendasi gaya hidup termasuk menjaga berat badan, menghindari paparan racun, mengikuti program olahraga diawasi dokter, makan makanan seimbang dan menghindari atau membatasi alkohol.
"Dalam beberapa kasus, kesemutan dan gejala neuropati perifer lainnya dapat dikurangi dengan resep yang dikembangkan untuk mengobati kejang dan depresi," keterangan dari laman WebMD.
Meskipun tidak ada pengobatan untuk jenis neuropati perifer yang diturunkan, banyak jenis didapat dapat diperbaiki dengan pengobatan.
Misalnya, kontrol gula darah pada diabetes membantu menjaga neuropati diabetik agar tidak memburuk, dan suplemen vitamin mampu memperbaiki neuropati perifer pada orang kekurangan vitamin. [rin]