Menkes menambahkan bahwa sampel dari pasien tersebut dikirim ke laboratorium Kementerian Kesehatan untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.
“Sampelnya dikirim ke laboratorium Kemenkes dan hasilnya baru keluar pertengahan Januari,” ujarnya.
Baca Juga:
Ribuan Rumah Nakes Rusak Akibat Bencana, Kemenkes dan BNPB Pastikan Bantuan Segera Cair
Namun demikian, Budi menegaskan bahwa pasien sudah dinyatakan pulih jauh sebelum hasil laboratorium keluar.
“Tapi pasiennya sudah sembuh sejak akhir tahun lalu. Jadi memang influenza yang rutin terjadi,” ucapnya.
Menkes menilai, kemunculan kasus yang disebut sebagai super flu ini tidak dapat dikategorikan sebagai kejadian luar biasa (KLB) di tingkat nasional.
Baca Juga:
Kemenkes Catat ISPA, Hipertensi, dan Diare Dominasi Penyakit Pengungsi di Aceh Tamiang
Menurutnya, fenomena tersebut mengikuti pola influenza musiman yang biasanya muncul ketika daya tahan tubuh masyarakat menurun, terutama saat pergantian cuaca atau musim hujan.
Kendati demikian, pemerintah tetap mengimbau masyarakat untuk menjaga kesehatan dan meningkatkan daya tahan tubuh.
Langkah-langkah sederhana seperti menjaga pola makan, istirahat cukup, serta menjaga kebersihan diri dinilai efektif dalam membantu sistem imun melawan penyakit-penyakit umum, termasuk influenza.