WAHANANEWS.CO, Jakarta - Pemerintah Kabupaten Tangerang bersama Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi munculnya kasus super flu yang kerap meningkat saat memasuki musim pancaroba.
Perubahan cuaca yang tidak menentu dinilai dapat memicu penyebaran penyakit saluran pernapasan, sehingga masyarakat diminta lebih waspada.
Baca Juga:
Kasus Pagar Laut Tangerang, Bareskrim Tahan Empat Tersangka
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Tangerang, Hendra Tarmizi, mengimbau masyarakat agar tetap tenang namun disiplin menerapkan pola hidup bersih dan sehat (PHBS) sebagai langkah pencegahan utama.
"Kami sudah mengimbau kepada masyarakat melalui camat-camat dan Puskesmas. Kita mengingatkan agar tidak usah panik tentang super flu ini karena itu hanya flu biasa," kata Hendra dalam keterangan persnya, di Tangerang, Sabtu (10/1/2026).
Hendra menegaskan bahwa istilah super flu bukan merujuk pada virus baru atau mutasi berbahaya.
Baca Juga:
Perdana Pimpin Apel, Wabup Tangerang Sampaikan Penyesuaian Jam Kerja ASN saat Ramadan
Penyakit tersebut merupakan jenis influenza yang telah lama dikenal, namun jumlah kasusnya cenderung meningkat pada kondisi cuaca tertentu dan membutuhkan waktu pemulihan yang lebih lama.
"Super flu itu sebenarnya hanya sesama flu biasa, keadaannya saat ini lebih banyak jumlahnya. Kemudian juga lebih lama sembuhnya," ucap Hendra.
Hingga saat ini, Dinas Kesehatan Kabupaten Tangerang memastikan belum ditemukan adanya kasus super flu di wilayahnya.