Meski demikian, masyarakat tetap diingatkan untuk menjaga kondisi tubuh, meningkatkan imunitas, serta tidak mengabaikan gejala penyakit.
"Selama kondisi tubuh sehat, super flu seharusnya dianggap tidak akan menimbulkan masalah serius pada tubuh. Meski begitu, pencegahan harus tetap diterapkan melalui pola hidup sehat," ujar Hendra.
Baca Juga:
Kasus Pagar Laut Tangerang, Bareskrim Tahan Empat Tersangka
Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kota Tangerang Selatan, Allin Hendalin Mahdaniar, juga menyampaikan imbauan serupa.
Ia meminta masyarakat Tangsel meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi super flu, meskipun sampai saat ini belum ada laporan kasus di wilayahnya.
"Dinkes Tangsel masih terus memantau dan mengawasi secara berkala. Sampai saat ini kami belum menerima laporan adanya kasus super flu di Kota Tangerang Selatan," kata Allin.
Baca Juga:
Perdana Pimpin Apel, Wabup Tangerang Sampaikan Penyesuaian Jam Kerja ASN saat Ramadan
Allin menjelaskan, upaya deteksi dini terhadap penyakit yang menyerupai influenza telah dilakukan sejak awal 2025.
Salah satunya melalui Puskesmas Serpong 1 yang ditunjuk Kementerian Kesehatan sebagai fasilitas pelayanan Influenza Like Illness (ILI).
“Setiap kasus yang dicurigai dilakukan pemeriksaan dan sampelnya dikirim ke laboratorium Kementerian Kesehatan. Hasilnya kami terima langsung dari Kemenkes,” ujarnya.