Selain melaporkan kepada petugas kepolisian, lanjut Ady, pihaknya telah menon-aktifkan oknum pegawai yang telah mengunggah konten pornografi tersebut.
"Langkah yang kedua, sebagai efek jera dan kehati-hatian kepada seluruh pegawai Perumdam Tirta Darma Ayu Indramayu, maka terlapor atau terduga kita non aktifkan sebagai pegawai perumdam Tirta Darma Ayu Indramayu," ujarnya.
Baca Juga:
Ahok Sebut Megawati Beri Penugasan Khusus, Menangkan Kader PDIP Pilkada 2024
Ady menegaskan, oknum pegawainya itu berinisial S dan bekerja di salah satu cabang Perumdam di Indramayu. Ia berjanji akan memberikan sanksi tegas, jika oknum pegawainya itu benar melakukan unggahan konten pornografi yang memuat foto Presiden RI kelima.
"Terhitung mulai hari ini kita nonaktifkan, dan apabila memang itu benar dilakukan maka kami mengutuk betul dan akan memberikan sanksi pemecatan permanen serta juga akan kita proses secara hukum," tegasnya.
Selain itu, Ady pun menghimbau kepada seluruh pegawainya untuk bersikap netral dan tidak berpihak, apalagi di tengah tahun politik.
Baca Juga:
Respon Connie Rahakundin, Sultan HB X Akui Diminta Jokowi Fasilitasi Pertemuan dengan Megawati
"Dan kami juga mengimbau kepada seluruh pegawai perumdam Tirta Darma Ayu Indramayu, khususnya di masa-masa pemilu legislatif maupun pilpres pada tahun-tahun politik ini untuk dapat menjaga imparsialitas, menjaga ketidak berpihakan dan melayani masyarakat sesuai dengan standar dan aturan yang berlaku, jangan melakukan tindakan-tindakan yang mencemarkan nama baik daripada perumdam," himbaunya.
[Redaktur: Alpredo Gultom]
Ikuti update
berita pilihan dan
breaking news WahanaNews.co lewat Grup Telegram "WahanaNews.co News Update" dengan install aplikasi Telegram di ponsel, klik
https://t.me/WahanaNews, lalu join.