"Sejauh ini monitoring Gunung Semeru masih jalan karena ada pos lain yang masih bisa melakukan pemantauan," katanya.
Liswanto mengatakan, dengan kejadian tersebut, peristiwa pencurian alat pantau Gunung Semeru sudah dua kali terjadi.
Baca Juga:
20 Makam di Lumajang Hilang Disapu Lahar Semeru, Jenazah Berhamburan dari Kubur
Peristiwa yang pertama terjadi di Stasiun Pemantau di Desa Klepu, Sumbermanjing Wetan, Kabupaten Malang, Jawa Timur, Agustus 2024 lalu.
Ia menyebut, pihaknya masih menghitung total kerugian hilangnya alat pantau di Stasiun Pemantau Kopirejo ini. Ia juga sudah melaporkan kasus tersebut ke polisi.
"Ini kejadian yang kedua. Yang pertama di Klepu, sepertinya kami tidak rekomendasi lagi untuk dipasang alat. Laporan ke Polisi sedang dilakukan," katanya.
Baca Juga:
Gunung Semeru Erupsi, Terjadi Letusan Setinggi 700 Meter di Atas Puncak
[Redaktur: Alpredo Gultom]
Ikuti update
berita pilihan dan
breaking news WahanaNews.co lewat Grup Telegram "WahanaNews.co News Update" dengan install aplikasi Telegram di ponsel, klik
https://t.me/WahanaNews, lalu join.