"Benar bahwa sebelumnya ada kesepakatan adat di kedua belah pihak. Tapi bagi korban sendiri dia tidak mencintai pria J karena baru sekali saja bertemu. Kurang lebih seperti itu ada unsur pemaksaan dalam urusan perjodohan DM dengan J ini. Kemudian DM ini juga mengalami kekerasan karena ditarik paksa lalu dimasukkan ke dalam mobil pick up," bebernya.
Penculikan DM
Baca Juga:
Kenal dari Game Online, Pria Ini Culik Dua Bocah Asal Serang
Seperti diberitakan, drama penculikan DM bermula dari adanya informasi sedang terjadi keributan di rumah adat. Informasi tersebut disampaikan sang paman ketika korban sedang berada di rumah keluarganya di Desa Waimangura.
Karena keributan yang dimaksud terkait perjodohan DM membuat DM bersama dengan paman korban berangkat ke rumah budaya berboncengan sepeda motor. Begitu melintas di pertigaan Wowara, Desa Waimangura, Kecamatan Wewewa Barat paman korban turun dari sepeda motor untuk membeli rokok sedangkan DM berjalan pelan ke depan.
Saat itu segerombolan berpakaian adat Sumba melompat dari mobil Pick Up dan membekap mulut korban dari belakang sembari menyeret DM ke dalam mobil Pick Up.
Baca Juga:
Hingga AKBP Wahyu Indrajaya Mutasi, DPO Berinisial DN tak Kunjung Ditangkap
Kabar penculikan DM dari pinggir jalan itu beredar luas berdasarkan rekaman CCTV di lokasi kejadian pada 7 September 2023 sekira pukul 10.00 WITA.
[Redaktur: Alpredo Gutom]
Ikuti update
berita pilihan dan
breaking news WahanaNews.co lewat Grup Telegram "WahanaNews.co News Update" dengan install aplikasi Telegram di ponsel, klik
https://t.me/WahanaNews, lalu join.