Adanya peluang untuk meningkatkan investasi di sektor ini diharapkan mampu berdampak positif pada
kondisi sektor pertanian di Tanah
Air, mengingat sektor pertanian merupakan sektor yang tumbuh
positif di masa pandemi Covid-19.
"Relaksasi ini harus dimanfaatkan untuk memberikan nilai tambah
pada sektor pertanian kita dan
para pelakunya," terang Indra.
Baca Juga:
Dosen dan Mahasiswa Pertanian Unib Memotivasi Masyarakat Untuk Melanjutkan Budidaya Organik Tanaman Cabai di Kelurahan Lempuing Kota Bengkulu.
Peluang investasi pada sektor pertanian Indonesia masih terbuka lebar.
Investasi asing di sektor ini, misalnya, hanya sebesar tiga hingga tujuh persen
dari total Penanaman Modal Asing (PMA) di Indonesia pada tahun 2015 hingga
2019.
Sebagian besar investasi pun masuk
ke sektor kelapa sawit.
Baca Juga:
PLN Dorong Modernisasi Pertanian Lewat Program Electrifying Agriculture, Petani Krisan Tomohon RaupUntung Besar
Indra mengingatkan bahwa masuknya investasi asing akan membuka lapangan pekerjaan, memungkinkan akses
kepada teknologi dan pengetahuan baru, juga meningkatkan peluang ekspor.
Namun,
proses transfer teknologi juga harus dipastikan, supaya para pekerja Indonesia pun mendapatkan manfaat dari para investor.
Ia juga menekankan bahwa dengan masuknya investasi di sektor pertanian, perlu dipastikan adanya transfer teknologi dan pengetahuan
dapat berjalan baik untuk mendukung modernisasi pertanian.