Pemerintah daerah setempat telah menetapkan status tanggap darurat yang berlaku mulai 16 Februari hingga 22 Februari 2026 guna mempercepat upaya penanganan dan penyaluran bantuan kepada masyarakat terdampak.
Hingga kini, banjir masih menggenangi dua kecamatan, yakni Kecamatan Tegowanu dan Kecamatan Godong.
Baca Juga:
Hujan Lebat dan Aktivitas Gunung Api Meningkat, BNPB Minta Daerah Perkuat Kesiapsiagaan
Tim gabungan melakukan pembersihan pascabanjir yang melanda di Kabupaten Grobogan, pada Rabu (18/2/2026). [Sumber foto: BPBD Kabupaten Grobogan]
Petugas terus melakukan pemantauan kondisi debit air serta distribusi bantuan logistik kepada warga yang terdampak.
Selain Grobogan, banjir juga terjadi di Kabupaten Demak, Jawa Tengah. Tercatat sebanyak 8.163 rumah terdampak akibat peristiwa tersebut.
Baca Juga:
Rangkaian Bencana Landa NTT, Sumut, dan Jabar, BNPB Imbau Siaga Hidrometeorologi
Upaya perbaikan tanggul terus dilakukan dengan mengerahkan alat berat di lokasi terdampak banjir, di Kabupaten Demak, Jawa Tengah, Kamis (19/2/2026). [Sumber foto: BPBD Kabupaten Demak]
Meski demikian, air dilaporkan mulai berangsur surut di sejumlah titik.
Pemerintah daerah bersama instansi terkait terus mengupayakan perbaikan tanggul dengan mengerahkan alat berat guna mencegah banjir susulan.