WahanaNews.co | Pemerintah melalui Kementerian Sosial segera menambah anggaran dan keluarga penerima manfaat (KPM) bantuan sosial untuk tahun 2021. Namun, usulan baru itu belum bisa terealisasi.
Menteri Sosial (Mensos) Tri Rismaharini menargetkan pencairan bansos bagi 5,9 juta KPM ini pada akhir September 2021 dan awal Oktober 2021 nanti. Oleh karena itu, Kemensos saat ini tengah melakukan validasi data tambahan KPM tersebut.
Baca Juga:
Mensos Saifullah Klaim Selama Ini Penyaluran Bansos Belum Tepat Sasaran
"Kami saat ini tengah mengumpulkan dan meneliti datanya," kata Tri Rismaharini dalam rapat kerja dengan Komisi VIII DPR RI, Senin (20/9/2021).
Sebelumnya, Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani juga menerangkan, terdapat tambahan penerima bansos usulan pemerintah daerah (pemda). Usulan tambahan KPM ini adalah KPM yang bukan penerima kartu sembako dan di luar KPM bantuan sosial tunai (BST) yang sudah tercatat.
"Mereka akan mendapatkan (bansos selama) enam bulan, masing-masing (KPM) Rp 200.000 per bulan, sehingga anggarannya adalah Rp 7,08 triliun," ujar Menteri Keuangan Sri Mulyani dalam konferensi pers, Sabtu (17/7/2021).
Baca Juga:
Kemensos Bakal Salurkan Bansos Guru Non ASN dan Non Sertifikasi Berbasis DTSEN
Diketahui, pada tahun ini pemerintah menganggarkan Rp 28,31 triliun untuk program keluarga harapan (PKH) dengan sasaran sekitar 10 juta KPM (sekitar 40 juta orang).
Tambahan alokasi anggaran juga terjadi untuk program kartu sembako yang semula Rp 42,37 triliun untuk 18,8 juta KPM (sekitar 75,2 juta orang).
Kemudian, pemerintah memutuskan tambahan anggaran sebesar Rp 7,52 triliun, sehingga total anggarannya Rp 49,89 triliun. [rin]