WAHANANEWS.CO, Jakarta - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) meresmikan hunian sementara (huntara) bagi warga terdampak bencana di Nagari Sumpur, Kecamatan Batipuh Selatan, Kabupaten Tanah Datar, Provinsi Sumatra Barat, Kamis (5/2/2026).
Peresmian ini menjadi penanda dimulainya fase pemulihan kehidupan masyarakat pascabencana dengan menempati tempat tinggal yang aman dan layak.
Baca Juga:
BNPB Laporkan Rentetan Bencana Hidrometeorologi Akibat Hujan Lebat dan Angin Kencang
Sekretaris Utama BNPB Dr. Rustian, S.Si., Apt., M.Kes menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Tanah Datar serta seluruh pihak yang terlibat dalam pembangunan huntara yang telah diselesaikan sesuai target.
dth:88.17%;">
Sekretaris Utama Dr. Rustian, S.Si., Apt. M. Kes (rompi hijau dan topi hitam) saat menghadiri peresmian hunian sementara di Kecamatan Batipuh Selatan, Kabupaten Tanah Datar, Sumatra Barat pada Kamis (5/2/2026).
Ia menilai sinergi yang terjalin menjadi kunci percepatan pemulihan bagi warga terdampak.
Baca Juga:
Pergerakan Tanah di Tegal, 1.686 Warga dan Santri Mengungsi ke Lokasi Aman
“Syukur alhamdullilah atas kerja sama yang baik, artinya bagi yang muslim dapat menjalankan ibadah suci Ramadan di huntara yang sudah disiapkan,” ujar Rustian.
Pada kesempatan tersebut, Sekretaris Utama BNPB secara simbolis menyerahkan kunci huntara kepada Bupati Tanah Datar bersama perwakilan masyarakat yang akan menempati hunian tersebut.
Sekretaris Utama Dr. Rustian, S.Si., Apt. M. Kes (rompi hijau dan topi hitam) saat secara simbolis menyerahkan kunci huntara kepada Bupati Tanah Datar bersama perwakilan masyarakat di Kecamatan Batipuh Selatan, Kabupaten Tanah Datar, Sumatra Barat pada Kamis (5/2/2026).
Secara keseluruhan, sebanyak 66 unit huntara telah selesai dibangun dan siap digunakan di tiga lokasi di Kabupaten Tanah Datar.
Rinciannya, 15 unit berada di Nagari Sumpur, Kecamatan Batipuh Selatan dan 23 unit di Nagari Bungo Tanjuang, Kecamatan Batipuh yang dibangun oleh BNPB.
Kondisi hunian sementara yang diperuntukan bagi warga terdampak bencana di Kecamatan Batipuh Selatan, Kabupaten Tanah Datar, Sumatra Barat pada Kamis (5/2/2026).
Sementara itu, 28 unit lainnya dibangun di Nagari Guguk Malalo, Kecamatan Batipuh Selatan melalui dukungan Danantara.
Selain meresmikan huntara, BNPB bersama lintas sektor terkait juga menyalurkan berbagai bantuan logistik dan kebutuhan dasar bagi warga penghuni huntara di Nagari Sumpur.
Bantuan tersebut mencakup paket perlengkapan sekolah, sembako, sandang, perlengkapan ibadah dan mandi, kasur lipat, velbed, selimut, matras, kompor beserta regulator, perlengkapan dapur dan kebersihan keluarga, galon air mineral, hygiene kit, kipas angin, serta dipan lengkap dengan kasur dan bantal.
Seluruh bantuan tersebut diharapkan dapat menunjang aktivitas harian sekaligus meningkatkan kenyamanan masyarakat selama tinggal di hunian sementara.
Bantuan yang diperuntukan bagi warga terdampak bencana di Kecamatan Batipuh Selatan, Kabupaten Tanah Datar, Sumatra Barat pada Kamis (5/2/2026).
Peresmian huntara di Kabupaten Tanah Datar dilaksanakan secara serentak bersama sejumlah daerah lainnya, yakni Kabupaten Tapanuli Selatan, Tapanuli Tengah, Tapanuli Utara, Aceh Tamiang, Aceh Utara, Aceh Timur, dan Pidie Jaya.
Di wilayah lain tersebut, pemerintah juga menyerahkan Dana Tunggu Hunian (DTH) secara simbolis kepada masyarakat terdampak yang tidak menempati huntara.
Langkah ini merupakan bagian dari komitmen pemerintah dalam mempercepat proses pemulihan pascabencana secara merata di berbagai daerah serta memastikan masyarakat terdampak dapat menempati hunian yang layak hingga hunian tetap (huntap) tersedia.
[Redaktur: Ajat Sudrajat]