WahanaNews.co | Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) tak henti melakukan ikhtiar pencegahan dan penanggulangan terorisme dengan konsep Pentahelix, yakni kolaborasi multipihak.
Salah satunya melalui penguatan kerja sama dengan tokoh masyarakat dan pemuka agama.
Baca Juga:
Viral Curhat Jarak 114 Km, Disiplin ASN Mengakhiri Karier Nur Aini
Untuk itu, Kepala BNPT, Boy Rafli Amar melakukan silaturahmi kebangsaan ke Pesantren Sidogiri Pasuruan, pimpinan KH. Ahmad Fuad Noerhasan dan Pesantren Ngalah Purwosari, pimpinan KH. Sholeh Bahruddin, di Kabupaten Pasuruan.
Dia melihat peran strategis para pemuka agama khususnya di Lembaga Pendidikan keagamaan untuk dapat bersama-sama BNPT dalam memberikan semangat kebangsaan dan rasa cinta tanah air kepada para santri.
"Pesantren membangun semangat cinta tanah air, Hubbul Wathan Minal Iman," katanya dalam keterangannya, Sabtu (19/2).
Baca Juga:
Viral Pria di Pasuruan Buka Jasa Penukaran Uang Baru Miliaran, Polisi Turun Tangan
Boy menyampaikan jika sejumlah kyai dan ulama telah membantu menggelorakan semangat cinta tanah air dan memperkuat nilai-nilai kebangsaan, yang dicontohkan oleh para ulama terdahulu, bagaimana menjaga bangsa ini dengan membangun semangat kebangsaan.
"Seperti yang dicontohkan oleh para kyai dan ulama salah satunya K.H. Muhammad Hasyim Asy'ari," jelasnya.
Dia menekankan jika selama ini jaringan radikal dan terorisme telah menyalahgunakan narasi-narasi agama agar banyak orang yang bersimpati dan terjerumus.