Nonot, yang juga mantan Komisioner BRTI ini, menyarankan
agar PLN menyerahkan bisnis dan kapasitasnya kepada Telkom, sehingga dapat
menjaga tertib tata kelola negara di sektor telekomunikasi.
"Kan
runyam, jika BUMN listrik dan gas punya anak telco. Nanti, Telkom membalas bikin
anak usaha gas dan listrik," ucap Nonot.
Baca Juga:
PLN Icon Plus Catat Pertumbuhan Pendapatan 16 Persen Sepanjang 2022
Di saat bersamaan, Nonot juga mendesak Kementerian
Komunikasi dan Informatika (Kominfo) untuk mengatur para pemain layanan fixed broadband FTTH ini.
"Kominfo harus mengatur dengan cara membagi
wilayah layanan sedemikian rupa, sehingga semua bisa kebagian kue, meski tidak
menguasai pasar," pungkasnya. [dhn]
Ikuti update
berita pilihan dan
breaking news WahanaNews.co lewat Grup Telegram "WahanaNews.co News Update" dengan install aplikasi Telegram di ponsel, klik
https://t.me/WahanaNews, lalu join.