WAHANANEWS.CO, Jakarta - Sejumlah wilayah di Indonesia dilanda bencana hidrometeorologi akibat hujan dengan intensitas tinggi pada 20–21 Februari 2026.
Banjir, angin kencang, hingga tanah longsor dilaporkan terjadi di beberapa provinsi, mengakibatkan ratusan warga terdampak serta kerusakan infrastruktur dan rumah tinggal.
Baca Juga:
Di Balik Terangnya Listrik, Ada Hati yang Peduli: PLN UID Sumut Bantu Korban Banjir Tapanuli Tengah
Di Provinsi Nusa Tenggara Barat, banjir menerjang Desa Obel-obel, Kecamatan Sambelia, Kabupaten Lombok Timur pada Jumat, 20 Februari 2026 sekitar pukul 15.30 WITA.
Hujan deras yang mengguyur wilayah tersebut menyebabkan luapan air yang merendam permukiman warga.
Banjir menggenangi Desa Muer dan Desa Brang Kolong, Kecamatan Plampang di Kabupaten Sumbawa, Nusa Tenggara Barat pada Sabtu (21/2/2026). [Dokumentasi: BPBD Kab. Sumbawa]
Baca Juga:
BNPB Catat Rentetan Bencana di Cilacap, Sumbawa, dan Lampung Selatan
Sebanyak 100 kepala keluarga (KK) terdampak akibat peristiwa ini. Beruntung, banjir berangsur surut sehari setelah kejadian, meskipun warga masih harus membersihkan sisa material lumpur yang terbawa arus.
Masih di NTB, banjir bandang juga terjadi di Kabupaten Sumbawa.
Banjir menggenangi Desa Muer dan Desa Brang Kolong, Kecamatan Plampang di Kabupaten Sumbawa, Nusa Tenggara Barat pada Sabtu (21/2/2026). [Dokumentasi: BPBD Kab. Sumbawa]