Lima kecamatan terdampak yakni Kecamatan Gading, Sumberasih, Tiris, Krucil, dan Besuk. Sebanyak 18 KK terdampak akibat kerusakan pada bagian atap rumah.
Tim kaji cepat BPBD mencatat sembilan unit rumah mengalami kerusakan, terdiri atas empat unit rusak ringan dan lima unit rusak sedang.
Baca Juga:
Di Balik Terangnya Listrik, Ada Hati yang Peduli: PLN UID Sumut Bantu Korban Banjir Tapanuli Tengah
Berdasarkan prakiraan cuaca dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), kondisi iklim di sejumlah wilayah masih berpotensi mengalami curah hujan menengah hingga tinggi pada dasarian ketiga Februari 2026.
Wilayah yang diprediksi mengalami hujan kategori tinggi antara lain Kabupaten Majalengka dan Kuningan di Jawa Barat; Kabupaten/Kota Tegal, Pekalongan, dan Batang di Jawa Tengah; Kabupaten/Kota Kupang di Nusa Tenggara Timur; Kabupaten Takalar, Makassar, Gowa, Pangkajene dan Kepulauan, Maros, Jeneponto, dan Barru di Sulawesi Selatan; serta Kabupaten Puncak di Papua Tengah.
Merespons rangkaian kejadian tersebut, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengimbau masyarakat agar tetap meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem selama musim hujan.
Baca Juga:
BNPB Catat Rentetan Bencana di Cilacap, Sumbawa, dan Lampung Selatan
Ancaman yang perlu diantisipasi antara lain hujan ekstrem, angin kencang, puting beliung, banjir, gelombang tinggi, serta kemungkinan bencana geologi seperti gempa bumi yang dapat terjadi sewaktu-waktu.
Masyarakat juga diimbau menyiapkan tas siaga bencana sebagai langkah kesiapsiagaan, serta rutin memantau informasi resmi dari BNPB, BPBD setempat, dan BMKG guna memperoleh pembaruan kondisi cuaca dan peringatan dini.
[Redaktur: Ajat Sudrajat]