Dua desa terdampak yakni Desa Muer dan Desa Brang Kolong, Kecamatan Plampang, setelah hujan dengan intensitas tinggi mengguyur kawasan tersebut sepanjang Sabtu (21/2/2026).
Dampak kejadian ini cukup signifikan, dengan 106 unit rumah mengalami kerusakan. Selain itu, sebanyak 293 jiwa tercatat terdampak akibat bencana tersebut.
Baca Juga:
Banjir dan Cuaca Ekstrem Landa Lampung hingga Jawa Tengah
Pada hari yang sama, banjir juga melanda wilayah Kabupaten Bima, NTB. Hujan lebat yang turun sepanjang hari disertai angin kencang dan petir memicu genangan di sejumlah titik.
Banjir menggenangi Desa Muer dan Desa Brang Kolong, Kecamatan Plampang di Kabupaten Sumbawa, Nusa Tenggara Barat pada Sabtu (21/2/2026). [Dokumentasi: BPBD Kab. Sumbawa]
Tiga desa dari dua kecamatan terdampak, yakni Desa Lere di Kecamatan Parado serta Desa Kore dan Desa Sandue di Kecamatan Sanggar.
Baca Juga:
Hujan Lebat dan Aktivitas Gunung Api Meningkat, BNPB Minta Daerah Perkuat Kesiapsiagaan
Total sebanyak 37 KK atau 119 jiwa terdampak, dan satu kepala keluarga terpaksa mengungsi demi keselamatan.
Bencana serupa juga terjadi di Provinsi Jawa Tengah. Banjir dan tanah longsor dilaporkan menerjang Desa Segorogunung dan Desa Kemuning, Kecamatan Ngargoyoso, Kabupaten Karanganyar pada Sabtu (21/2/2026).
Personil BPBD Kabupaten Karanganyar melakukan asesmen di lokasi tanah longsor yang melanda warga Kecamatan Ngargoyoso pada Sabtu (21/2/2026). [Dokumentasi: BPBD Kabupaten Karanganyar]