Selain upaya pemerintah, Presiden Prabowo menyampaikan bahwa pihaknya terbuka terhadap partisipasi dan bantuan dari masyarakat luas, komunitas, hingga diaspora Indonesia.
Namun, bantuan tersebut harus disalurkan melalui mekanisme yang jelas, transparan, dan dapat dipertanggungjawabkan agar tepat sasaran.
Baca Juga:
Gus Yahya: Ormas Islam dan Ulama Diberi Ruang untuk Berkontribusi dalam Agenda Pemerintah
“Saya sampaikan kepada pihak yang memberi sumbangan silakan, monggo. Bikin surat, saya ingin menyumbang ini nanti kita laporkan ke pemerintah pusat,” ucap Presiden.
Presiden juga mengajak diaspora dan komunitas daerah untuk ikut berkontribusi dalam proses pemulihan pascabencana.
Meski demikian, ia menegaskan bahwa seluruh bentuk bantuan harus diberikan dengan niat tulus serta mengikuti prosedur resmi yang telah ditetapkan pemerintah.
Baca Juga:
Video Terbuka Amir kepada Prabowo Soal Kerusakan Lingkungan Akibat Tambang Emas di Banyuwangi dan Bondowoso
“Kita tidak menolak bantuan, hanya mekanisme dan prosedurnya harus jelas dan harus ikhlas,” ujarnya.
Dalam arahannya, Presiden Prabowo turut menekankan pentingnya percepatan pemulihan layanan dasar bagi masyarakat terdampak bencana.
Ia meminta agar fasilitas pendidikan dan kesehatan menjadi prioritas utama sehingga aktivitas masyarakat dapat segera kembali normal.