WahanaNews.co | Presiden Joko Widodo alias Jokowi menghadiri peresmian acara
Pengolah Sampah jadi Energi Listrik (PSEL) dan dibawa
menuju TPA Benowo, Surabaya, Kamis (6/5/2021).
Jokowi memberi apresiasi atas kerja
cepat Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya, Jawa Timur, dalam pengelolaan sampah menjadi energi listrik.
Baca Juga:
Pemkot Surabaya Siapkan 1.000 Undangan Ikut Upacara HUT ke-78 RI
Kemudian, Presiden Republik Indonesia
juga memberikan acungan jempol kepada Pemerintah Kota Surabaya karena hal
tersebut bukanlah hal yang mudah dilakukan.
Pemimpin negara ini juga menceritakan
pengalamannya ketika berusaha mendirikan PSEL, saat
masih menjabat sebagai Wali Kota Solo dan Gubernur DKI Jakarta.
Ia memang menginginkan adanya tindakan
pengolahan sampah ini sejak dulu.
Baca Juga:
Cegah Stunting, Pemkot Surabaya Bakal Dirikan Sekolah Orang Tua Hebat di 153 Kelurahan
Saat menjabat sebagai Presiden, barulah ia mengeluarkan Perpres Nomor 16 Tahun 2018.
Peraturan tersebut berbicara mengenai
investasi, dan juga Perpres Nomor 35 Tahun 2018
tentang tarif listrik.
Dengan adanya dua Perpres tersebut
memberikan kemudahan bagi Kabupaten/Kota untuk merealisasikan pengolahan sampah
menjadi listrik.
"Untuk memastikan Kabupaten/Kota
berani mengeksekusi. Dulu pada takut karena dipanggil Kejaksaan, KPK, dan
lainnya karena payung hukumnya tidak jelas," lanjutnya.
Adanya pengolahan sampah ini menjadi
hal yang sangat penting untuk direalisasikan.
Hal ini berkaitan erat dengan tingkat
kebersihan dan kesehatan masyarakat di suatu wilayah.
Kemudian, Joko Widodo juga menambahkan, untuk kota lain tak perlu ribet dan tinggal meniru Kota Surabaya saja.
Dalam sambutan akhir, Presiden RI
mengucap bismillah sebagai wujud
peresmian instalasi atas pengolahan sampah jadi energi listrik tersebut.
Hal ini tentunya berbasis teknologi
ramah lingkungan di Benowo, Kota
Surabaya. [qnt]